Kamis, 18 Jun 2026 11:28 WIB

Ibu dan Anak ODGJ di Tulungagung Dievakuasi, Kabur dari Rumah

Petugas saat hendak mengevakuasi pasangan ibu dan anak ODGJ di Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Petugas saat hendak mengevakuasi pasangan ibu dan anak ODGJ di Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Dinas Kesehatan Tulungagung melakukan evakuasi terhadap ibu dan anak ODGJ yang terlantar di area pertokoan Jl Teuku Umar, Kelurahan Kutoanyar. Saat dievakuasi, anak dalam kondisi terikat pada bagian perutnya.

Ibu sengaja mengikat anaknya dengan kain agar tidak hilang. Pasangan ibu dan anak ini dibawa ke tempat penampungan sementara.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Sub Koordinator Kesehatan Jiwa Dinkes Tulungagung, Heru Santoso mengatakan, dua ODGJ yang dievakuasi berinisal RM (51) dan AR (14) mereka merupakan warga Desa Picisan, Kecamatan Sendang. Keduanya sudah tiga kali dirujuk ke RSJ Lawang untuk pengobatan. Namun, pada 28 November 2024 lalu, sudah dipulangkan ke desanya.

"Setelah sampai di rumah, mereka mendapatkan pendampingan dari bidan dan perawat desa. Tapi beberapa hari kemudian mereka kabur ke luar desa," ujarnya, Senin (20/1/2025).

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Dari hasil pemeriksaan sang ibu diketahui mengidap skizofrenia sedangkan anak mengalami retridiasi mental. Ganguan skizofrenia yang dialami RM muncul ketika dia ditinggalkan suaminya usai melahirkan anak. Hal itu membuat RM depresi hingga saat ini.

"Awalnya RM punya suami, terus ketika melahirkan anak, suaminya melarikan diri," tuturnya.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Dinkes Tulungagung memutuskan untuk membawanya ke Shelter Dinsos Tulungagung. Kemudian, mereka akan dirujuk kembali ke RSJ Lawang. Mereka masih akan membahas strategi penanganan pasangan ibu dan anak ini. Pihak Pemkab belum memiliki shelter untuk menampung ODGJ yang sudah tidak memiliki keluarga lagi.

"Ini kami bawa dulu ke shelter. Rencananya, Jumat (24/1/2025) akan dibawa ke RSJ Lawang untuk pengobatan kembali," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.