Senin, 15 Jun 2026 23:14 WIB

DPRD Bangkalan Soroti Pengawasan Suramadu usai Mahasiswa UTM Terjerat Tali Senar

Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, Harisandi Savari. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)
Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, Harisandi Savari. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)

jatimnow.com - Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Bagus Sugiarto (19) warga Bojonegoro, menjadi korban tali senar saat melintas di Jembatan Suramadu. Bahkan, bibir korban mengalami luka hingga harus dijahit akibat kejadian itu.

Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, Harisandi Savari, mendesak pengelola Jembatan Suramadu segera mengambil tindakan nyata demi meningkatkan keamanan di kawasan tersebut.

Baca Juga: Nekat Memancing di Bawah Jembatan Suramadu, Mustofa Tewas Terseret Arus Pasang

“Mahasiswa UTM menjadi korban senar misterius yang melukai bibirnya. Pengelola Jembatan Suramadu harus segera turun tangan dan memastikan kejadian serupa tidak terulang,” ujarnya, Sabtu (18/1/2025).

Pria asli Madura itu juga mengatakan, keamanan di Jembatan Suramadu merupakan tanggung jawab bersama, terutama pihak pengelola yang berada di bawah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), dengan dukungan pemerintah daerah dan Dinas Perhubungan (Dishub).

Baca Juga: Diduga Sengaja Lompat ke Sungai Tunjung Bangkalan, Ibu dan Anak Ditemukan Tewas

“Pos jaga diperlukan untuk memantau keamanan secara bergantian, sehingga pengendara merasa lebih tenang saat melintas,” ungkapnya.

Haris meminta aparat kepolisian mengusut tuntas kasus ini. Menurutnya, insiden ini bukan hanya soal keamanan fisik, tetapi juga mencerminkan lemahnya pengawasan di infrastruktur vital seperti Jembatan Suramadu.

Baca Juga: Kiper Unggul FC Malang Meninggal dalam Kecelakaan Maut di Bangkalan

“Harus ditangani secepatnya. Semua pihak, baik pengelola, pemerintah daerah, maupun aparat keamanan, harus berkolaborasi untuk memastikan insiden seperti ini tidak terulang,” pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.