Rabu, 17 Jun 2026 10:20 WIB

DKPP Kota Kediri Mulai Vaksinasi PMK, Prioritaskan Wilayah Ini

  • Penulis :
  • | Jumat, 17 Jan 2025 14:00 WIB
Vaksinasi PMK di Kota Kediri. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)
Vaksinasi PMK di Kota Kediri. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)

jatimnow.com - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Kediri memulai vaksinasi sapi untuk mencegah penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), pada Jumat (17/1/2025). Vaksinasi PMK ini dilakukan secara massal di sejumlah titik yang tersebar di tiga kecamatan dengan prioritas wilayah tertentu.

Vaksinasi ini akan dilakukan hingga beberapa hari ke depan. Setiap harinya, tim akan menyasar tiga titik di kelurahan berbeda.

Baca Juga: Warga Kediri Serbu Perahu Tambang Imbas Penutupan Jembatan Kaliombo I

“Kami menargetkan 300 dosis vaksin untuk periode ini, yang akan diberikan kepada ternak di beberapa kelurahan. Fokus utama kami adalah wilayah yang dekat dengan kawasan ditemukan kasus PMK. Jadi bukan di wilayah terjangkitnya," kata Koordinator Tim Vaksinasi DKPP Kota Kediri, drh. Alfisyakhrul Ramadhan, saat ditemui di peternakan Susu Sapi Anugerah, Jumat (17/1/2025).

Pemilihan wilayah tersebut, lanjutnya, sebagai upaya melindungi ternak yang belum terinfeksi dari wilayah terdekatnya yang sudah terjangkit.

"Kalau kami fokus utama di wilayah terjangkit, maka potensi menyebar bisa lebih besar," tambahnya.

Hingga saat ini, tercatat ada 55 kasus PMK di Kota Kediri, dengan rincian satu ekor ternak mati, satu ekor sembuh, dan 53 ekor lainnya masih dalam proses pengobatan. Salah satu lokasi yang menjadi perhatian adalah Kelurahan Ngadirejo, DKPP mendatangi peternakan Susu Sapi Anugerah untuk melakukan vaksinasi pada belasan sapi perah di aana.

Baca Juga: Kota Kediri Raih Opini WTP 12 Kali Berturut-turut, Ini Pesan Mbak Wali

“Setiap hewan ternak mendapatkan tiga kali vaksin jeda waktu enam bulan, dan selanjutnya akan diberikan vaksin tambahan jika diperlukan," jelas drh. Alfi.

DKPP Kota Kediri mengimbau para peternak agar bersedia melaporkan kondisi ternaknya secara berkala. Dengan adanya data yang akurat, pemantauan dan tindakan pencegahan bisa dilakukan lebih cepat.

"Kami ingin memastikan bahwa semua ternak mendapatkan vaksinasi yang cukup agar jika terkena PMK, gejalanya tidak parah dan tidak sampai menyebabkan kematian," terangnya.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Hewan Kurban, Wajib Vaksin PMK

Sayangnya, tidak semua peternak memiliki kesadaran yang sama. Beberapa peternak masih menolak vaksinasi karena berbagai alasan, mulai dari ketakutan efek samping hingga anggapan bahwa PMK bisa sembuh sendiri. DKPP Kota Kediri menyayangkan hal ini karena sapi yang mati akibat PMK baru-baru ini ternyata belum divaksin.

"Kami sudah menawarkan vaksinasi ke peternak tersebut, bahkan mendatangi rumahnya. Tapi yang bersangkutan menolak. Akhirnya saat terjangkit PMK dan tidak bisa diselamatkan, padahal sudah dilakukan upaya pengobatan. Ini tentu sangat merugikan peternak itu sendiri," papar drh. Alfi.

DKPP menegaskan bahwa vaksinasi adalah langkah terbaik untuk menekan penyebaran PMK. Pihaknya akan terus melakukan edukasi dan sosialisasi agar peternak memahami pentingnya vaksinasi.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.