Selasa, 16 Jun 2026 01:39 WIB

Pelindo Terminal Petikemas Catat Arus Kontainer pada 2024 Tembus 12,48 Juta TEUs

  • Penulis :
  • | Kamis, 16 Jan 2025 12:18 WIB
Kegiatan bongkar muat di pelabuhan. (Foto: Humas PT Pelindo Terminal Petikemas for jatimnow.com)
Kegiatan bongkar muat di pelabuhan. (Foto: Humas PT Pelindo Terminal Petikemas for jatimnow.com)

jatimnow.com - PT Pelindo Terminal Petikemas mencatat pertumbuhan arus peti kemas tahun 2024 tumbuh 7,1% jika dibandingkan dengan tahun 2023.

Selama tahun 2024, jumlah peti kemas yang dilayani oleh perseroan sebanyak 12.489.927 Twenty-foot Equivalent Units (TEUs), meningkat dari tahun 2023 yang tercatat sebanyak 11.661.489 TEUs. Peti kemas ini terdiri dari 8.494.402 TEUs peti kemas domestik dan 3.995.525 TEUs peti kemas internasional.

Baca Juga: PTP Nonpetikemas 11 Tahun Jadi Andalan Maritim RI

PT Pelindo Terminal Petikemas menyebut pertumbuhan arus kontainer hampir terjadi di seluruh terminal peti kemas yang dikelola oleh perusahaan.

Corporate Secretary PT Pelindo Terminal Petikemas Widyaswendra mengatakan pertumbuhan arus container saat ini masih mengikuti trend pertumbuhan ekonomi yang masih terjaga. Menurutnya, pertumbuhan arus peti kemas tidak akan jauh dari pertumbuhan ekonomi suatu wilayah atau negara.

“Rata-rata pertumbuhan arus peti kemas setiap tahunnya akan berkisar di rentang 4-6 persen, ini yang kami sebut dengan pertumbuhan organik,” katanya.

PT Pelindo Terminal Petikemas sendiri saat ini disebut tengah menyiapkan rencana strategis untuk meningkatkan pertumbuhan arus peti kemas secara anorganik. Beberapa diantaranya adalah menjadikan Makassar New Port (MNP) sebagai pusat konsolidasi logistik bagi kawasan Indonesia bagian timur dan kerjasama pengoperasian terminal dengan mitra strategis.

Ada juga yang bekerja sama dengan pelaku logistik dan pelayaran seperti kontenerisasi komoditas dan pembukaan sejumlah rute pelayaran baru.

Rencana strategis tersebut satu per satu sudah terlaksana, seperti MNP yang saat ini sudah beroperasi, kerja sama dengan mitra strategis INA-DP World untuk mengoperasikan Belawan New Container Terminal (BNCT), juga ada sedikitnya 32 rute pelayaran peti kemas baru sepanjang 2022 hingga 2024.

“Dengan beberapa upaya yang kami lakukan, tumbuh optimisme pada tahun 2029 nanti arus peti kemas yang dikelola oleh PT Pelindo Terminal Petikemas bisa mencapai 15,7 Juta TEUs,” tambahnya.

Direktur The National Maritime Institute (Namarin) Siswanto Rusdi, mendukung upaya kontainerisasi muatan yang dilakukan oleh PT Pelindo Terminal Petikemas.

Baca Juga: Peti Kemas Terpapar Cesium Ditangani Aman, Pelabuhan Tanjung Perak Tetap Buka

Siswanto menilai perlu melakukan pembenahan di sejumlah pelabuhan, khususnya di wilayah timur Indonesia. Untuk hal tersebut, sudah terlihat dari sejumlah transformasi yang dilakukan di beberapa terminal peti kemas seperti di Makassar, Sorong, Jayapura, Ambon, dan Bitung.

Di sisi lain, upaya untuk meningkatkan arus peti kemas luar negeri dapat dilakukan dengan penyediaan terminal yang berfungsi sebagai transhipment hub. Namun demikian, Siswanto menilai perlu dilakukan kajian yang menyeluruh bersama semua pihak termasuk pemerintah.

Keberadaan ekosistem yang kuat mulai dari kemudahan bunker, lokasi berlabuh, sistem keuangan dan pembayaran, pemanduan dan penundaan kapal, dan hal lainnya sangat dibutuhkan dalam mewujudkan transhipment hub internasional yang dimimpikan.

“Sudah saatnya Pelindo memperluas portofolio pengelolaan terminal peti kemas untuk menunjukkan bahwa Indonesia mampu, kalau di dalam negeri Pelindo menguasai pangsa pasar, akan lebih baik jika bisa memperluas di level internasional minimal Asia Tenggara,” kata Siswanto.

Pakar Kemaritiman Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya Saut Gurning menyebut merger Pelindo memberikan sejumlah perubahan, khususnya dalam pelayanan kepelabuhanan yang berujung pada efisiensi.

Baca Juga: Terminal Batang Resmi Beroperasi, Uji Coba Perdana Berhasil Dilaksanakan

Dengan sejumlah transformasi yang dilakukan, PT Pelindo Terminal Petikemas sudah sangat mampu untuk mengembangkan pengelolaan terminal di lingkup regional. Konektivitas dengan hinterland juga perlu diperhatikan untuk mendukung efisiensi biaya logistik secara keseluruhan.

Saut juga menyoroti perihal peralatan yang ada di terminal yang dikelola PT Pelindo Terminal Petikemas. Menurutnya, keberadaan alat yang andal menjadi vital karena alat digunakan untuk kelancaran bongkar muat peti kemas. Perawatan yang baik bahkan jika diperlukan adanya alat baru untuk menggantikan alat yang lama.

Selain itu infrastruktur yang memadai juga perlu diperhatikan mengingat ukuran kapal yang semakin besar. Kesiapan alur pelayaran dan panjang dermaga yang memadai menjadi penting untuk pelayanan kapal peti kemas yang lebih optimal.

“Pasar internasional dapat menambah growth yang lebih tinggi, namun perlu dilihat juga secara macro, bagaimana stabilitas geopolitik juga berpengaruh pada pertumbuhan perdagangan internasional,” pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.