Senin, 15 Jun 2026 23:14 WIB

Harga LPG Melon Naik, Pemkab Tulungagung Pastikan Stok Aman

Petugas saat melakukan sidak di salah satu pangkalan di Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Petugas saat melakukan sidak di salah satu pangkalan di Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemkab Tulungagung bersama dengan Pertamina dan Satreskrim Polres Tulungagung menggelar sidak kesiapan dan antisipasi penimbunan elpiji bersubsidi 3 kilogram.

Dari 3 Agen dan 4 Pangkalan yang dikunjungi, tim gabungan tidak menemukan tanda-tanda adanya upaya penimbunan untuk mengeruk keuntungan yang dilakukan oleh agen maupun pangkalan.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Pemkab Tulungagung, Endang Sri Utami, yang memimpin sidak ini sesuai dengan SK Gubernur 100.3.3.1/801/KPTS/013/2024 tentang perubahan eceran tertinggi LPG 3 Kilogram, mengatakan mulai hari ini terjadi perubahan harga gas elpiji subsidi di lapangan.

Harga tebus pangkalan ke agen sebesar Rp16.000 per tabung, sedangkan harga eceran tertinggi pangkalan ke konsumen sebesar Rp18.000 per tabung.

"Mulai hari ini, ada penyesuaian harga, HET dari pangkalan ke konsumen itu Rp18 ribu per tabung, kalau misal ada yang harus mengantar sampai ke rumah, itu harganya disesuaikan, tapi ya jangan terlalu tinggi," ujarnya, Rabu (15/01/2025)

Endang menyebut, seluruh agen dan pangkalan di Tulungagung secara serentak akan memasang banner dan informasi ini kepada masyarakat sebagai wujud sosialisasi kenaikan harga LPG melon 3 kilogram ini.

Pihaknya bersama dengan Pertamina memastikan, stok barang dan persediaan barang di Tulungagung aman dan tidak ada kelangkaan.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

"Stok barang aman, kami dan Pertamina sudah keliling dan kita pastikan aman, tidak ada kelangkaan," ucapnya.

Sementara itu, penanggung jawab salah satu agen yang dikunjungi tim gabungan, Titis meyakini kenaikan harga ini tidak akan mempengaruhi daya beli masyarakat.

Dirinya memprediksikan, pada awal kenaikan, masyarakat akan kaget, namun selanjutnya bisa menyesuaikan diri.

"Karena sudah kebutuhan mas, saya rasa daya beli akan tidak berubah, masyarakat tetap akan membeli," tuturnya.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Titis mengungkapkan, kenaikan ini merupakan hal yang wajar, sebab kenaikan harga Elpiji subsidi terakhir terjadi pada tahun 2015, sekitar 10 tahun yang lalu.

Dirinya mengungkapkan, tidak ada perubahan signifikan atas kenaikan ini, setiap hari pihaknya tetap akan mensuplai 560 tabung elpiji subsidi kepada pangkalan untuk dijual kembali kepada masyarakat.

"Kalau aturannya itu kan yang diatur harga jual agen ke pangkalan ya yang Rp16.000 itu, kalau pangkalan kepada konsumen dijualnya Rp18.000, tapi kalau di lapangan ada yang harus ngantar sampai ke rumah atau ada yang sekaligus memasangkan di kompornya, nah itu yang harganya nanti disesuaikan sendiri di lapangan," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.