Jumat, 19 Jun 2026 10:32 WIB

Deklarasi Pemilu Damai, Polisi Ajak Selektif Sebarkan Berita

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Selasa, 02 Okt 2018 20:13 WIB
Suasana deklarasi pemilu damai dan FGD Polres Madiun Kota, Selasa (2/10/2018).
Suasana deklarasi pemilu damai dan FGD Polres Madiun Kota, Selasa (2/10/2018).

jatimnow.com - Polres Madiun Kota terus berupaya menjaga keamanan selama tahapan pemilu 2019. Kali ini, polres menggelar deklarasi pemilu damai tahun 2019 dengan berbalut Focus Group Discussion (FGD), Selasa (2/10/2018).

FGD itu diikuti oleh Forkopimda, Komisioner KPU Kota Madiun, Komisioner Bawaslu Kota Madiun, Ketua Partai Politik dan Ketua Tim Kampanye.

Baca Juga: Sempat Padam Tadi Malam, Pasokan Listrik Subsistem Ngimbang Kembali Aman

Kapolres Madiun Kota, AKBP Nasrun Pasaribu mengajak kepada warga terutama para peserta FGD untuk selektif dalam menyebarkan berita. Sebab, saat ini banyak sekali beredar berita hoax, sehingga dia berharap bersama-sama tangkal hoax.

"Selalu cek kebenarannya sebelum dishare. Kemudian juga dipikirkan berita itu penting atau tidak, termasuk baik dan buruknya," kata AKBP Nasrun dalam sambutannya.

Bahkan, ia mengklaim saat ini di Kota Madiun, belum ada kasus UU ITE atau penyebar hoax. "Ini hebatnya masyarakat Kota Madiun tidak ada yang menyebar hoax," ujarnya.

Menurut Nasrun, deklarasi dan FGD kali ini untuk mengguyubkan calon legislatif dan tim kampanye capres-cawapres nomor urut 1 dan 2.

"Tujuan deklarasi ini untuk menjaga kedamaian dan kemananan. Boleh berbeda pendapat. Tapi ingat, kita NKRI, kita satu, saling menghargai," ujarnya.

Baca Juga: Dosen Ilmu Politik Unesa Soroti Konsolidasi Kekuasaan-Strategi Geopolitik Nasional

Oleh Karena itu, ia mengajak kepada semua pihak untuk bekerjasama mengamankan pilkada 2019.

"Silahkan gunakan hak. Melaksanakan pesta demokrasi. Tanpa menyebar hoax, isu dan sara," ujarnya.

Sementara, Wali Kota Madiun Sugeng Rismayanti mengatakan pemilu 2019 merupakan pilar demokrasi bangsa yang sangat penting. Supaya tujuan itu bisa tercapai, maka harus berjalan dengan aman dan kondusif.

Ia juga menyampaikan bahwa perhelatan pilkada ini membutuhkan semua potensi yang dimiliki oleh TNI, Polri dan pemerintahan. Sebab, ini perhelatan yang sangat besar.

Baca Juga: Polres Madiun Ringkus Buron Pembunuhan Pemilik Warung di Saradan

"Saya atas nama pemerintah daerah memberikan apresiasi terhadap Polres Madiun Kota yang telah menyelenggarakan kegiatan ini dan nanti kami juga akan melaksanakan kegiatan serupa," pungkasnya.

 

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.