Minggu, 21 Jun 2026 11:23 WIB

Angka Kecelakaan di Tulungagung Tahun 2024 Turun, Korban Meninggal Naik

Kasatlantas Polres Tulungagung, AKP Taufik Nabila. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Kasatlantas Polres Tulungagung, AKP Taufik Nabila. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Angka kasus kecelakaan di Kabupaten Tulungagung pada tahun 2024, turun dibanding tahun 2023. Penurunan angka kasus mencapai 33 persen.

Meskipun angka kasus kecelakaan menurun, namun jumlah korban meninggal dunia bertambah. Angka fatalitas kecelakaan di tahun 2024 bertambah hingga 2 persen dibanding sebelumnya.

Baca Juga: Sasar Lansia, Residivis Jambret Asal Malang ditangkap Polisi Tulungagung

Kasat Lantas AKP Mohammad Taufik Nabila, mengatakan berdasarkan data sepanjang tahun 2023 lalu total terdapat 1.485 kasus kecelakaan. Sedangkan di tahun 2024 total jumlah kasus kecelakaan turun menjadi 999 kasus.

“Data yang ada di kami, sepanjang tahun 2024 itu terjadi 999 peristiwa kecelakaan lalu lintas, untuk korban meninggal dunia 153 orang, luka beratnya nihil, luka ringan 1673 orang,” ujarnya, Senin (13/01/2025).

Menurut Taufik, penurunan ini disebabkan beberapa hal. Diantaranya semakin masifnya informasi soal keselamatan berlalu lintas, hingga meningkatnya kesadaran berlalu lintas pada masyarakat.

Baca Juga: Satlantas Polres Tulungagung Tilang Truk Besar yang Nekat Masuk Jalur Alternatif

Selain itu penindakaan tegas berupa tilang juga berpengaruh terhadap turunnya angka kasus kecelakaan lalu lintas ini.

"Ada teori yang menyebut seperti itu, angka penindakan tilang di tahun 2024 juga meningkat dibanding sebelumnya," tuturnya.

Baca Juga: Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Taufik juga mengapresiasi masyarakat atas kesadarannya dalam tertib berlalu lintas di jalan raya, sehingga potensi kecelakaan bisa ditekan dan diharapkan angkanya akan terus menurun.

“Kami apresiasi kepada masyarakat Tulungagung semakin peduli dengan keselamatan saat berkendara di jalan raya,” pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.