Rabu, 17 Jun 2026 09:46 WIB

Perseta 1970 Tulungagung Kembali Bermain Imbang di Laga Kedua

Pemain Perseta 1970 saat melawan Hizbul Wathan FC. (Foto: Perseta 1970 for jatimnow.com)
Pemain Perseta 1970 saat melawan Hizbul Wathan FC. (Foto: Perseta 1970 for jatimnow.com)

jatimnow.com - Perseta 1970 kembali meraih hasil kurang maksimal dalam laga lanjutan kompetisi Liga 4 Jawa Timur. Mereka hanya bisa bermain imbang saat melawan Hizbul Wathan FC.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Dirgantara Abdurahman Saleh Malang kemarin sore, Rabu (8/1/2025), Perseta 1970 hanya mendapat tambahan 1 poin. Laga tersebut berakhir dengan skor kacamata 0-0.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Pelatih Perseta 1970, Medy Redondo mengatakan, faktor keberuntungan masih belum berpihak kepada timnya. Secara permainan, Perseta 1970 lebih unggul.

Para pemain sudah berusaha maksimal untuk mendapat poin penuh di laga tersebut. Namun mereka masih belum bisa meraih kemenangan.

"Faktor keberuntungan belum berpihak, secara permainan anak-anak lebih baik dari pertandingan sebelumnya," ujarnya, Kamis (9/1/2025).

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Penyelesaian akhir masih menjadi kendala bagi Perseta 1970 di laga tersebut. Beberapa peluang berhasil tercipta namun mereka tidak dapat memanfaatkannya menjadi gol. Kendala ini sebenarnya sudah muncul sejak masa persiapan.

"Finishing masih menjadi kendala, tapi kami terus berusaha memperbaikinya," tuturnya.

Hasil seri ini membuat peluang Perseta 1970 untuk lolos babak selanjutnya semakin berat. Mereka harus mengalahkan tim tuan rumah Persema Malang di laga terakhir.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Kondisi ini semakin berat mengingat beberapa pemain Perseta 1970 harus absen karena terkena kartu merah dan akumulasi kartu kuning yang diterima di laga sebelumnya.

"Peluang lolos masih terbuka, kami harus menang di laga terakhir, kita akan bermain all out," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.