Sabtu, 20 Jun 2026 12:32 WIB

Perseta 1970 Tulungagung Awali Kompetisi Liga 4 Jatim dengan Hasil Imbang

Pemain Perseta 1970 saat melawan AC Majapahit. (Foto; Perseta 1970 for jatimnow.com)
Pemain Perseta 1970 saat melawan AC Majapahit. (Foto; Perseta 1970 for jatimnow.com)

jatimnow.com - Perseta 1970 mengawali kompetisi Liga 4 Jawa Timur dengan hasil kurang memuaskan.

Mereka hanya bermain imbang 2-2, saat melawan AC Majapahit di Stadion Dirgantara Abdurahman Saleh Malang kemarin siang, Senin (6/1/2025).

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Hasil seri ini membuat mereka harus berjuang keras di pertandingan selanjutnya.
Mereka dijadwalkan melawan Hizbul Wathan FC di laga berikutnya.

Pelatih Perseta 1970, Medy Redondo mengaku sangat kecewa dengan hasil pertandingan tersebut. Secara permainan sebenarnya Perseta 1970 sudah cukup baik.

Namun mereka gagal memanfaatkan peluang yang tercipta menjadi gol.

"Secara permainan baik, kita bisa mengurung lawan, tapi sangat disayangkan kita banyak membuang peluang," ujarnya, Selasa (07/01/2025).

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Penyelesaian akhir masih menjadi kendala bagi pemain dalam pertandingan ini. Beberapa peluang tercipta namun gagal diselesaikan dengan maksimal.

Selain itu konsentrasi pemain juga menurun di babak kedua. Kondisi ini membuat lawan mampu mencetak gol.

"Finishing dan konsentrasi pemain masih menjadi pekerjaan rumah bagi kita," tuturnya.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Medy sendiri berjanji segera berbenah pasca laga tersebut. Mereka harus segera bangkit dan meraih kemenangan di pertandingan selanjutnya melawan Hizbul Wathan FC.

Laga tersebut menjadi penentu nasib Perseta 1970 di kompetisi ini.

"Yang jelas segera berbenah, soalnya dua pertandingan sisa lawan semakin berat," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.