Minggu, 14 Jun 2026 15:32 WIB

Menu Makan Bergizi Gratis di Tulungagung Diperiksa BPOM, Ini Hasilnya

Petugas BPOM Kediri saat melakukan uji laboratorium terhadap MBG yang dibagikan di Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Petugas BPOM Kediri saat melakukan uji laboratorium terhadap MBG yang dibagikan di Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Kediri melakukan uji laboratorium terhadap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan kepada siswa di Tulungagug. Mereka mengambil satu paket sampel makanan terdiri dari nasi putih, oseng wortel buncis, tahu dan buah semangka untuk diperiksa adakah zat berbahaya di dalamnya.

Kepala BPOM Kediri, Gidion mengatakan pemeriksaan ini dilakukan guna memastikan paket makanan yang dibagikan bebas dari zat berhaya. Pihaknya diminta untuk melakukan uji sampling terhadap pelaksanaan MBG yang dimulai serentak hari ini.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

“Kita diminta membantu untuk melakukan sampling dan uji laboratorium terhadap makanan yang dibagikan," ujarnya, Senin (6/1/2025).

Sesuai standar kesehatan, paket makanan tersebut diperiksa untuk mengetahui ada tidaknya kandungan zat berbahaya. Petugas memeriksa dengan menggunakan cairan khusus. Hasilnya makanan yang dibagikan ini negatif dari zat berbahaya seperti formalin, borax dan rhodamin.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

“Sesuai standar kesehatan makanan harus terbebas dari formalin, borax dan rhodamin," jelasnya.

Pemeriksaan ini tidak setiap hari dilakukan. Gidion menerangkan pihaknya hanya diminta melakukan uji sampling terhadap makanan yang dibagikan. Untuk pemeriksaan selanjutnya mereka masih menunggu intruksi dari pusat.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

“Untuk sementara intruksinya tidak setiap hari dilakukan, kita hanya diminta mengambil sampling di beberapa tempat distribusi, hari ini hanya satu lokasi saja," pungkasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.