Kamis, 18 Jun 2026 09:54 WIB

Anggota DPRD Jatim Imbau Gerbang Jembatan Suramadu Diaktifkan Lagi

Anggota DPRD Jatim Dapil Madura, Harisandi Savari. (Foto: Humas DPRD Jatim)
Anggota DPRD Jatim Dapil Madura, Harisandi Savari. (Foto: Humas DPRD Jatim)

jatimnow.com - Tali nilon yang dipasang oleh orang tak bertanggung jawab di jalur motor Jembatan Suramadu disorot anggota DPRD Jatim asal Dapil Madura, Harisandi Savari. Ia mengutuk keras aksi tersebut.

Anggota Komisi D ini mengatakan dirinya secara pribadi mengutuk keras kejadian itu. Menurutnya, keberadaan tali tersebut bisa membahayakan pengendara yang melintas terlebih tali dipasang setinggi leher pengendara.

Baca Juga: KPK Angkut 2 Koper Hitam Usai Periksa 15 Saksi Dana Hibah Jatim di Probolinggo

"Saya mengutuk keras oknum tidak bertanggung jawab yang memasang tali nilon di Jembatan Suramadu. Hal tersebut sangat membahayakan pengendara yang melintas," ujar Harisandi, Senin (6/1/2025).

Politisi dari Dapil Madura itu juga mengaku akan melakukan koordinasi dengan pihak terkait agar pengawasan di Jembatan Suramadu bisa lebih dimaksimalkan. Sehingga kejadian serupa tak terulang dan pengendara merasa aman dan nyaman saat melintas.

Baca Juga: Nekat Memancing di Bawah Jembatan Suramadu, Mustofa Tewas Terseret Arus Pasang

"Kami akan terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait agar pengawasan di jembatan bisa lebih dimaksimalkan," imbuhnya.

Harisandi juga mengaku mendapat banyak masukan dari masyarakat yang berharap pintu masuk Jembatan Suramadu kembali diaktifkan. Bahkan tak sedikit masyarakat yang berharap agar kembali diberlakukan tiket masuk bagi pengendara yang hendak melintas.

Baca Juga: DPRD Jatim Temukan Penyebab Utama Longsor di Jalur Ponorogo-Pacitan

"Kami dapat banyak masukan dari masyarakat agar pintu masuk Suramadu kembali diperketat bahkan ada masyarakat yang ingin Suramadu tidak digratiskan. Harapannya, dari uang yang dibayarkan tersebut bisa digunakan untuk meningkatkan pengawasan dan pemeliharaan jembatan," pungkasnya.

Ia juga mengatakan, masyarakat juga lebih merasa aman jika pengawasan Suramadu diperketat. Sehingga, masyarakat tidak khawatir saat melintas terutama pada malam hari.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.