Rabu, 17 Jun 2026 17:20 WIB

Wisatawan asal Malang Terjebak Lumpur di Sawah Tulungagung gegara Google Maps

Petugas mengevakuasi mobil wisatawan yang kesasar. (Foto: Satlantas Polres Tulungagung/jatimnow.com)
Petugas mengevakuasi mobil wisatawan yang kesasar. (Foto: Satlantas Polres Tulungagung/jatimnow.com)

jatimnow.com - Mobil wisatawan asal Malang nyasar saat hendak menuju ke Pantai Midodaren, Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung. Mobil tersebut tersesat dan terjebak lumpur di sawah warga usai mengikuti google maps.

Kasatlantas Polres Tulungagung, AKP Taufik Nabila mengatakan peristiwa ini terjadi pada Minggu (29/12/2024) sore. Saat itu petugas yang sedang melakukan patroli mendapatkan informasi adanya mobil yang tersesat. Mobil tersebut kesulitan untuk kembali ke jalan karena masuk ke semak-semak.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

“Ada 5 penumpang, terdiri dari suami istri dan 3 orang anaknya," ujarnya, Selasa (31/12/2024).

Mobil ini berisi sekeluarga yang hendak berwisata ke Pantai Midodaren. Mereka mengikuti petunjuk jalan dari google maps. Mereka memilih jalan cor yang kiri-kanannya merupakan rumput dan berujung pada sawah milik masyarakat.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

“Awalnya itu mau ke Pantai Midodaren, kemudian ternyata malah belok ke jalanan menuju sawah, jalannya itu cuman selebar mobil dan kiri kanannya sudah rumput dan lumpur, pengemudinya ini sudah belok kemudian jalannya itu naik turun baru pengemudi ini nyadar kalau mereka tersesat," urainya.

Awalnya evakuasi berjalan sulit, karena kondisi medan yang naik turun dan licin. Bahkan alat penarik yang pertama dipakai sampai putus. Polisi kemudian menarik menggunakan kawat sling baja hingga bisa dibawa ke lokasi yang aman. Dibutuhkan waktu hingga dua jam guna mengevakuasi mobil ini.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

“Ada 10 orang yang ikut evakuasi, termasuk anggota dan masyarakat sekitar, awalnya ditarik sampai tali tamparnya putus, kemudian kita tarik lagi menggunakan tali Sling, sampai berhasil kita bawa ke lokasi yang aman," pungkasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.