Sabtu, 13 Jun 2026 03:52 WIB

Penyebab Ponorogo Dikepung Banjir, 18 Tanggul Jebol

Kondisi Ponorogo dikepung banjir. (Foto: BPBD Ponorogo)
Kondisi Ponorogo dikepung banjir. (Foto: BPBD Ponorogo)

jatimnow.com - Banjir yang melanda Kabupaten Ponorogo sejak Senin (16/12/2024) disebabkan oleh jebolnya tanggul di sejumlah titik.

Berdasarkan laporan terbaru, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo mengidentifikasi setidaknya ada 18 titik tanggul yang rusak di tiga aliran sungai utama.

Baca Juga: Ancaman Batu Raksasa di Desa Ngilo-ilo Ponorogo, BPBD Surati PVMBG

Kepala Pelaksana BPBD Ponorogo, Masun, menyebutkan bahwa pihaknya terus melakukan pendataan bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo.

“Saat ini kami sudah menemukan 18 tanggul yang jebol, namun pendataan masih berjalan, sehingga jumlah tersebut bisa bertambah,” kata Masun, Kamis (19/12/2024).

Tanggul-tanggul yang rusak tersebar di aliran Sungai Keyang, Sungai Sono, dan Sungai Selopayung.

Rinciannya adalah di Sungai Keyang adalah Desa Jabung, Kecamatan Mlarak, Desa Karanggebang, Kecamatan Jetis, Desa Jetis, Kecamatan Jetis, Desa Wonoketro, Kecamatan Jetis, Kelurahan Paju, Kecamatan Ponorogo Kota.

Baca Juga: Pemkab Gresik Gandeng BBWS Bengawan Solo Kelola Sumber Daya Air

Lalu di Sungai Sono adalah Desa Ngadisanan, Kecamatan Sambit dan Desa Maguwan, Kecamatan Sambit

Kemudian Sungai Selopayung di Desa Bedi Wetan, Kecamatan Bungkal dan Desa Bancar Kecamatan Bungkal.

BPBD Ponorogo bersama tim gabungan telah melakukan penutupan darurat pada beberapa tanggul. Penanganan sementara dilakukan dengan menggunakan karung pasir, bronjong, hingga bahan-bahan lokal lainnya.

Baca Juga: Viral Kisah Pengantin Ponorogo, Tetap Gelar Resepsi Nikah di Tengah Banjir

“Kami menargetkan perbaikan sementara selesai dalam minggu ini,” tambah Masun.

Banjir ini menyebabkan kerusakan parah di tujuh kecamatan, yaitu Kecamatan Sawoo, Sambit, Jetis, Ponorogo Kota, Siman, Balong, dan Mlarak. Jalur provinsi Ponorogo-Pacitan dan Ponorogo-Trenggalek sempat lumpuh akibat genangan air. Selain itu, dua warga dilaporkan meninggal dunia setelah terseret arus banjir.

Dengan perbaikan tanggul yang terus dilakukan, diharapkan ancaman banjir di Ponorogo dapat segera diatasi. Namun, masyarakat diminta tetap waspada terhadap potensi bencana susulan.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.