Jembatan Penghubung Desa di Tulungagung Patah, Jalan Alternatif 4 Km
- Penulis : Bramanta Pamungkas
- | Senin, 16 Des 2024 14:13 WIB
jatimnow.com - Sejumlah pengguna jalan yang melintas di jembatan penghubung desa Junjung Kecamatan Sumbergempol dan desa Wajak Kidul kecamatan Boyolangu kabupaten Tulungagung harus mengalihkan rute perjalannya. Pasalnya jembatan penghubung yang ada di lokasi tersebut patah dan tidak dapat dilewati kendaraan.
Maryadi (50) salah satu warga mengatakan, patahnya jembatan ini terjadi pagi tadi sekitar pukul 05.00 WIB. Sebelumnya hujan deras terjadi sejak sore hari. Derasnya hujan membuat debit air di sungai meningkat.
Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Jembatan ini patah setelah pondasi bagian tengah jembatan mengalami pergeseran. Hal ini dimungkinkan terjadi karena tingginya volume air sungai bercampur material sampah alam seperti potongan bambu dan Enceng gondok yang tersumbat di bawah jembatan.
"Kalau nanti hujan lagi, apalagi airnya kaya gitu, bisa saja nanti beneran ambles jembatannya mas, lihat saja pondasinya kayak gitu," ujarnya, Senin (16/12/2024).
Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor
Air sungai ini juga menggerus pondasi bagian tengah jembatan. Tingginya volume air di sungai itu disebabkan karena intensitas hujan tinggi. Sejak Minggu sore hingga pagi masih turun hujan.
"Kalau wilayah Kalidawir hujan deras lagi, mestinya jembatan akan semakin parah, karena sungai ini kan jurusan Kalidawir sana," terangnya.
Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia
Sementara itu, Suwanto (42) pengguna jalan yang kerap melintas di jembatan ini menyebut, dengan ambrolnya jembatan ini harus memutar sampai 4 kilometer melalui jembatan lain yang menghubungkan kedua wilayah.
"Ada jembatan lain, tapi ya harus muter 4 kilometer, kalau jembatan lainnya ya lebar sih, truk bisa lewat," pungkasnya.
Editor : Zaki ZubaidiURL : https://jatimnow.id/baca-74084-jembatan-penghubung-desa-di-tulungagung-patah-jalan-alternatif-4-km