Jumat, 19 Jun 2026 05:46 WIB

Gerebek Pabrik Miras di Mojokerto, Polisi: Sekali Produksi 900 Liter

Kapolres Mojokerto, AKBP Leonardus Simarmata bersama petugas melihat produksi miras
Kapolres Mojokerto, AKBP Leonardus Simarmata bersama petugas melihat produksi miras

jatimnow.com - Polisi terus melakukan pendalaman pabrik rumahan minuman keras jenis arak di Dusun Ngembul, Desa Punggul, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto yang digerebek beberapa waktu lalu. Didapati industri rumahan tersebut mampu memproduksi 900 liter miras dalam dua hari.

Kapolres Mojokerto, AKBP Leonardus Simarmata mengatakan, dalam seminggu, pabrik miras ini mampu memroduksi hingga tiga kali dengan kapasitas sekali produksi 900 liter miras siap edar.

"Sekali produksi, pabrik ini membutuhkan 175 liter air dicampur dengan 25 kilogram gula merah, 12 kilogram gula putih, fernipan, kopi dan satu kilogram ragi tape. Setelah dicampur, bahan-bahan itu kemudian didiamkan dalam drum untuk proses fermentasi," ujarnya, Senin, (01/10/2019).

Leo menambahkan, dari takaran bahan-bahan yang sudah di campur tersebut dan setelah melalui proses fermentasi dan penyulingan, menghasilkan 900 liter miras jenis arak yang merupakan hasil penyulingan dari 50 drum. Selanjutnya, dikemas dalam botol dan kardus sebelum akhirnya diedarkan.

"Saat penggerebekan, kami mengamankan sekitar 50 lebih kardus berisi miras jenis arak yang siap kirim. Miras siap kirim itu telah berada di dalam mobil pick up dan mobil Honda Jazz," imbuhnya.

Untuk pemasarannya, lanjut Leo, pelaku mengaku menjual produk miras jenis arak itu ke daerah Krian, Sidoarjo. Karena masih dalam pendalaman perkara, Leo menduga pemasarannya tidak hanya di daerah Krian, Sidoarjo saja.

"Untuk omzetnya, pelaku mengaku mampu mengantongi uang senilai Rp 12 juta sekali produksi dan pemasaran. Dalam seminggu, pelaku bisa tiga kali melakukan penjualan produk," bebernya.

Dari hasil penggerebekan itu, petugas mengamankan 164 drum, 96 tabung elpiji kemasan 3 kilogram. Di dalam rumah tersebut, ada empat kompor yang dimodifikasi ditambahkan 20 pipa suling.






Baca Juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.