Minggu, 14 Jun 2026 22:22 WIB

Wabah DBD, RS Moh Zyn Sampang Dirikan Tenda Darurat gegara Overload Pasien

Tenda darurat di RSUD Moh Zyn Sampang. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)
Tenda darurat di RSUD Moh Zyn Sampang. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)

jatimnow.com - RSUD Moh Zyn Sampang mendirikan tenda darurat untuk menangani pasien. Sebab, ruangan di rumah sakit itu telah overload akibat banyaknya pasien yang ditangani.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSMZ Sampang dr. Bhakti Setyo mengatakan peningkatan pasien itu disebabkan banyaknya warga yang terinfeksi demam berdarah dengue (DBD). Bahkan, dari awal Desember saja, jumlahnya mencapai 80 pasien.

Baca Juga: Belasan Warga Jember Terserang DBD, PMI Lakukan Fogging dan PSN Serentak

"Pasien disini dari berbagai penyakit. Namun, memang peningkatan terjadi didominasi oleh penderita DBD,"ujarnya, Jumat (13/12).

Ia juga mengatakan, penambahan tenda darurat itu dilakukan sebagai langkah pelayanan rumah sakit untuk pasien. Sehingga, seluruh pasien yang berobat dapat dilayani dengan maksimal.

Baca Juga: Kasus Demam Berdarah di Tulungagung Menurun Awal Tahun Ini

"Jadi pasien-pasien yang ada di tenda ini merupakan pasien yang memiliki penyakit tidak menular. Namun meskipun di tenda, kami pastikan pelayanannya sama dan maksimal,"imbuhnya.

Kepala Bidang (Kabid) Penanggulangan Penyakit Menular Dinkes Sampang, Syamsul Hidayat mengatakan total kasus DBD di tahun 2024, jumlahnya sangat tinggi. Bahkan hampir dua kali lipat dibandingkan tahun lalu.

Baca Juga: Kasus DBD di Lamongan Turun Drastis Dibanding Tahun Lalu

"Tahun 2023 itu jumlah kasusnya 285 orang. Namun tahun ini sangat naik, yakni sampai 510 kasus dari Januari sampai awal Desember ini,"jelasnya.

Ia mengatakan, dari kasus DBD saat ini mayoritas penderitanya masih berusia 5 tahun hingga 15 tahun. Menurutnya, di musim hujan banyak genangan air yang menjadi sarang nyamuk. Sehingga ia mengimbau agar masyarakat menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.