Sabtu, 20 Jun 2026 15:25 WIB

DPRD Bangkalan Resmi Tetapkan Penggunaan Pakaian Adat saat Dinas

Anggota DPRD Bangkalan. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)
Anggota DPRD Bangkalan. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)

jatimnow.com - Aturan penggunaan pakaian adat Madura resmi ditetapkan sebagai pakaian wajib DPRD Bangkalan.

Dalam penggunaanya, pakaian adat ini wajib dikenakan minimal sekali dalam sebulan.

Baca Juga: Diduga Sengaja Lompat ke Sungai Tunjung Bangkalan, Ibu dan Anak Ditemukan Tewas

Hal ini tertuang dalam Peraturan DPRD Kabupaten Bangkalan Nomor 34 Tahun 2024. Aturan ini dibuat sebagai bentuk pelestarian budaya lokal berupa penggunaan pakaian adat sebagai seragam dinas.

Wakil Ketua DPRD Bangkalan, Fatkurrahman menyampaikan penerapan aturan ini bertujuan untuk melestarikan pakaian adat Madura agar lebih dikenal masyarakat.

"Ini upaya kita agar pakaian adat Madura ini tetap lestari," ujarnya, Kamis (12/12/2024).

Baca Juga: Kiper Unggul FC Malang Meninggal dalam Kecelakaan Maut di Bangkalan

Ia juga mengatakan, aturan ini juga mewajibkan seluruh anggota dewan menggunakan pakaian adat dalam sidang paripurna DPRD atau sekali setiap bulannya.

"Selain melestarikan budaya, penggunaan pakaian adat ini juga diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi bagi pengrajin pakaian adat di Bangkalan," imbuhnya.

Baca Juga: Gaya Sporty Chic Kebaya di Lapangan Padel Jakarta, Tetap Luwes dan Modis

Selain itu, pria yang akrab disapa Ji Kur ini mengatakan, pihaknya juga akan menyampaikan adanya aturan itu pada bupati terpilih. Sehingga nantinya seluruh pegawai mulai dari tingkat desa hingga kabupaten bisa menggunakan pakaian adat tersebut.

"Kita akan terus melakukan upaya agar pakaian adat ini terus digunakan dan menjadi pakaian wajib seluruh pegawai," pungkasnya. 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.