Kamis, 18 Jun 2026 05:15 WIB

Gaya Sporty Chic Kebaya di Lapangan Padel Jakarta, Tetap Luwes dan Modis

  • Penulis : Ali Masduki
  • | Minggu, 08 Feb 2026 22:02 WIB
Anastasia Siantar mengenakan pakaian tradisional saat mengikuti Padel Berkebaya di Bounce, Jakarta. (Foto:Indonesia Kaya/jatimnow.com)
Anastasia Siantar mengenakan pakaian tradisional saat mengikuti Padel Berkebaya di Bounce, Jakarta. (Foto:Indonesia Kaya/jatimnow.com)

jatimnow.com - Wajah dunia mode tanah air tengah mengalami pergeseran drastis. Kali ini, kebaya tak lagi sekadar penghuni lemari untuk acara formal atau pesta pernikahan.

Melalui inisiatif "Kita Berkebaya" dari Indonesia Kaya, pakaian tradisional ini justru melantai di lapangan olahraga dalam ajang bertajuk Padel Berkebaya di Bounce, Jakarta.

Baca Juga: Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

Langkah berani ini membuktikan bahwa kain nusantara punya fleksibilitas tinggi mengikuti gerak cepat perempuan perkotaan.

Di tengah dentuman musik dari DJ Ninda dan DJ Neysa, para peserta menunjukkan bahwa busana ini tetap nyaman meski harus mengejar bola di lapangan padel.

Program Director Indonesia Kaya, Renitasari Adrian, melihat gerakan ini sebagai upaya membawa budaya ke dalam ruang personal anak muda secara alami. Menurutnya, inovasi ini bukan sekadar urusan kecantikan visual semata.

"Kami ingin kebaya tetap relevan meski dipakai untuk aktivitas yang memacu adrenalin. Harapannya, langkah ini ikut menggerakkan ekonomi para perajin dan desainer lokal kita," ujar Renitasari.

Kebaya kini merambah lapangan olahraga lewat ajang Padel Berkebaya. Bukti identitas tradisi tetap relevan dan nyaman dalam gaya hidup urban yang aktif. (Foto:Indonesia Kaya/jatimnow.com)Kebaya kini merambah lapangan olahraga lewat ajang Padel Berkebaya. Bukti identitas tradisi tetap relevan dan nyaman dalam gaya hidup urban yang aktif. (Foto:Indonesia Kaya/jatimnow.com)

Baca Juga: Tren Kecantikan 2026, Rever Academy Surabaya Rilis Gaya Ikonik

Sejumlah sosok populer seperti Ririn Ekawati, Anastasia Siantar, hingga Noi Aswari tampak memadukan kebaya dengan perlengkapan olahraga modern.

Padu padan ini menciptakan kesan sporty chic yang mendobrak pakem mode konvensional yang selama ini terkesan kaku.

Ririn Ekawati sendiri mengaku takjub dengan kenyamanan yang ia rasakan. Baginya, eksperimen ini menghapus stigma bahwa mengenakan pakaian adat itu merepotkan atau penuh aturan yang membebani.

Baca Juga: Raperda Keolahragaan Jawa Timur dan Ujian Tata Kelola Olahraga yang Berkeadilan

"Ternyata bermain padel memakai kebaya itu tetap terasa luwes. Ini jadi pesan kuat bahwa mencintai budaya bisa dilakukan dengan cara yang sangat personal dan tetap modis tanpa harus merasa terikat aturan kuno," ungkap Ririn.

Acara ini pun tidak hanya menyajikan tontonan olahraga. Kehadiran pasar kurasi yang menawarkan berbagai pilihan kebaya kontemporer semakin mempertegas posisi budaya sebagai entitas yang hidup.

Kolaborasi antara olahraga, musik, dan mode ini sukses mengirimkan pesan bahwa identitas bangsa mampu melebur sempurna ke dalam tren gaya hidup paling mutakhir sekalipun.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.