Rabu, 10 Jun 2026 15:31 WIB

5 Desa di Tarik Sidoarjo Terendam Banjir

Keadaan banjir di Tarik Sidoarjo. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com)
Keadaan banjir di Tarik Sidoarjo. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com)

jatimnow.com - Hujan deras yang mengguyur Sidoarjo secara berturut-turut menyebabkan 5 desa di Kecamatan Tarik Sidoarjo terendam banjir. Lima desa terdampak banjir tersebut adalah Desa Banjarwungu, Gempol Klutuk, Kemuning, Mergosari, dan Desa Kalimat.

Ratusan rumah warga tergenang air, bahkan sejumlah ruas jalan penghubung antar desa juga tak luput dari banjir. Warga kini hanya bisa menunggu air surut untuk melanjutkan aktivitas sehari-hari.

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

Camat Tarik, Hari Subagio mengatakan, hingga saat ini banjir masih menggenangi sejumlah titik di 5 desa. Dengan ketinggian air rata-rata 30 sampai 50 centimenter. Namun dari 5 desa yang kondisinya paling terdampak ada di Desa Kemuning yang lokasinya ada di kawasan sungai avour.

"Ada 5 desa yang masih tergenang, tapi kalau yang ada di daerah persawahan hampir semuanya padi yang baru ditanam itu tertutup air semua," ucapnya saat dikonfirmasi, Minggu (8/12/2024).

Ia melanjutkan, hingga saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo masih melakukan pendataan warga yang terdampak untuk diberkan bantuan.

"Menurut rencana, Pemkab Sidoarjo akan melakukan penanganan sungai avour terutama di pertemuan dua lokasi sungai avour yang ada di wilayah timur Kecamatan Tarik, agar kejadian luapan air serupa, tidak terjadi kembali," jelasnya.

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

Lebih lanjut ia mengatakan, pertemuan sungai avour di wilayah Tarik dengan ujung yang berada di bagian bawah perlu ada penangan khusus.

"Sekarang ini, genangan air masih bertahan di sejumlah titik, terutama di permukiman dengan dataran rendah. Kondisi cuaca yang tidak menentu membuat warga terus waspada terhadap potensi banjir susulan," ungkapnya.

Baca Juga: WNA India Ditangkap di Sidoarjo, Diduga Telantarkan Anak Kandung

Sementara itu salah satu warga Desa Gempol Klutuk, Priadi mengatakan banjir mulai terjadi sejak beberapa hari kemarin ketika curah hujan tetap tinggi hingga malam hari yang menyebabkan debit air sungai meluap ke permukiman warga.

"Karena hujan deras beberapa hari ini, banjir semakin tinggi dan masuk ke dalam rumah. Warga banyak bertahan di rumah ya karena gini kondisinya, susah. Ada juga ke yang ngungsi ke rumah saudara yang berada di tempat yang lebih tinggi dan gak kena banjir," terangnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.