Rabu, 17 Jun 2026 21:36 WIB

PCNU Kota Surabaya Tolak Pra-Muktamar Luar Biasa oleh Presidium PO dan MLB NU

Suasana pertemuan PCNU Surabaya dengan Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan (Foto: Lukman for jatimnow.com)
Suasana pertemuan PCNU Surabaya dengan Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan (Foto: Lukman for jatimnow.com)

jatimnow.com – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Surabaya dengan tegas menolak rencana pelaksanaan Pra-Muktamar Luar Biasa Nahdlatul Ulama yang akan digelar oleh Presidium Penyelamat Organisasi dan Muktamar Luar Biasa Nahdlatul Ulama (Presidium PO dan MLB NU) pada 20-21 Desember 2024 di Surabaya.

Ketua PCNU Kota Surabaya, H. Ir. Masduki Thoha, menyampaikan bahwa kegiatan yang dilakukan oleh Presidium PO dan MLB NU, termasuk penggunaan simbol-simbol NU, bersifat ilegal dan tidak memiliki hubungan resmi dengan Perkumpulan NU.

Baca Juga: DPRD Surabaya Dukung Penegakan Hukum Kasus Pengeroyokan Siswa SMAN 11

"Kelompok ini tidak hanya melanggar aturan organisasi, tetapi juga telah melakukan tindakan penghinaan terhadap Rais Aam dan Ketua Umum PBNU, yang merupakan tokoh bangsa yang harus dihormati. Ini adalah perbuatan yang tidak dapat diterima," ujar Masduki, Jumat (6/12/2024). 

PCNU Kota Surabaya juga menyampaikan keprihatinan mendalam terhadap pihak-pihak yang mendukung aktivitas tersebut. Dalam pernyataannya, PCNU menegaskan bahwa tindakan kelompok tersebut telah mengusik ketenangan warga NU di Surabaya serta berpotensi menimbulkan kegaduhan yang dapat mengancam stabilitas keamanan dan ketertiban.

Sebagai langkah nyata, PCNU Kota Surabaya yang diwakili oleh Rois Syuriah KH Dzulhmi Ghozali, Ketua Tanfidziyah H. Ir. Masduki Thoha, dan beberapa pengurus lainnya, melakukan audiensi dengan Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan.  Dalam pertemuan ini, PCNU menyerahkan surat permohonan pencegahan kegiatan Presidium PO dan MLB NU kepada Luthfie.

Baca Juga: Dewan Kesenian Surabaya Persoalkan Ultimatum 7 Hari Pengambilan Gamelan

"Alhamdulillah, Kapolrestabes Surabaya sangat sependapat dengan PCNU Kota Surabaya. Beliau berkomitmen untuk mencegah kegiatan ilegal ini agar Surabaya tetap aman dan damai," ujar Masduki.

Menurutnya Kapolrestabes Surabaya berpandangan sama bahwa kegiatan tersebut tidak hanya berpotensi mengganggu ketertiban di Surabaya tetapi juga bisa memicu ketidakstabilan nasional. 

Oleh karenanya Polrestabes Surabaya dan PCNU Kota Surabaya bertekad menjaga situasi kondusif dengan saling berkomunikasi intensif dan siap membubarkan kegiatan ilegal tersebut jika diperlukan.

Baca Juga: Dua Bulan Operasi, 192 Bandit Jalanan Surabaya Dikerangkeng

PCNU Kota Surabaya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kehormatan NU serta stabilitas keamanan di Surabaya. Mereka menegaskan akan terus mengawal situasi demi mencegah aktivitas kelompok yang dinilai dapat membawa mudarat bagi organisasi dan masyarakat.

"Kami menghimbau semua pihak untuk tidak terlibat dalam kegiatan ini. Dunia pesantren mengajarkan, jika tidak bisa memberi manfaat, janganlah membawa mudarat," pungkasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.