Kamis, 18 Jun 2026 07:57 WIB

5 Fakta Sekeluarga Kediri Tewas, Suami-Istri Terkapar di Dapur Terpisah dengan Anak

Suasana di TKP. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)
Suasana di TKP. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)

jatimnow.com - Satu keluarga di Dusun Gondanglegi, Desa Pandantoyo, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri ditemukan tewas mengenaskan di rumahnya, pada Kamis (5/12/2024).

Tiga orang terkapar tak di tempat terpisah, suami dan istri di dapur sementara anaknya ditemukan tak bernyawa di ruang tengah. Satu anak korban lainnya yang masih berusia 8 tahun selamat dalam kondisi terluka. Dia berada di dalam kamar.

Baca Juga: Terdakwa Mutilasi Koper Merah di Kediri Ajukan Banding Atas Vonis Seumur Hidup

Berikut redaksi merangkum fakta-fakta peristiwa memilukan ini.

1. Ditemukan Tewas oleh 3 Rekan Guru

Ayah, ibu dan anak itu ditemukan oleh rekan guru korban sekitar pukul 08.30 WIB. Masing-masing bernama Agus Komarudin (38), istrinya Kristina (34) tahun yang sama-sama berprofesi sebagai guru dan anaknya Christian Agusta Wiratmaja (9). Sedangkan, Samuel Putra (8) anak kedua korban masih hidup.

Kapolsek Ngancar AKP Chardi Kukuh yang menerima laporan tersebut langsung mendatangi TKP bersama Tim Identifikasi Polres Kediri dan bidan desa Betty untuk memastikan kondisi korban.

Awalnya, saksi Sumaji, Supriono dan Ilham, rekan korban sebagai guru, mendatangi rumah Agus sekitar pukul 08.30 WIB karena korban tidak datang mengajar di SDN 1 Babatan hari itu. Padahal dia hanya izin satu hari saja. Namun, saat itu rumah korban tertutup rapat. Saat dibuka paksa lewat jendela, salah satu saksi Supriono melihat darah berceceran di dalam rumah korban.

“Karena tidak bisa dihubungi saksi-saksi akhirnya datang ke rumah saudara Agus, pada saat tiba di lokasi dalam keadaan pintunya tertutup. Pada saat diketok-ketok pintunya, tidak ada yang keluar. Akhirnya salah satu keluarga korban yang bernama Supriono membuka lewat jendela kamar dan ada bekas darah di atas kasur namun tidak berani masuk,” kata Kukuh.

Baca Juga: Penasihat Hukum Terdakwa Pembunuhan Satu Keluarga di Kediri Ajukan Banding

“Salah satu saksi (kemudian) melihat dari lubang tembok kayu di dapur ada tangan tergeletak di lantai dapur yg diduga tangan saudari Kristiani. Setelah itu keluarga korban menghubungi perangkat desa Pandantoyo dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Ngancar,” tambahnya.

2. Korban Ditemukan Terpisah

Dari olah TKP, dua korban suami dan istri tergeletak di dapur dengan berlumuran darah, sementara satu korban anak tergeletak di ruang tengah dengan berlumuran darah.

3. Anak yang Masih Hidup Dirawat di RS SLG

Anak kedua korban Samuel Putra yang ditemukan dalam kondisi hidup langsung dibawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan. Bocah berumur 8 tahun itu ditemukan di dalam kamar.

“Satu korban masih hidup tergeletak di kamar tengah (Samuel Putra), kini dirawat di RSUD SLG,” terangnya.

Baca Juga: Divonis Hukuman Mati, Pembunuh Satu Keluarga di Kediri Ingin Donorkan Organ Tubuh

4. Korban Alami Luka di Kepala

Berdasarkan pemeriksaan awal, ketiga korban mengalami luka pada kepala dan meninggal dunia.

“Menurut keterangan dokter dan Inafis Polres Kediri bahwa ketiga korban diduga dibunuh,” tandasnya.

5. Mobil Dikabarkan Hilang

Mobil Avanza warna putih milik korban dikabarkan hilang. Sejumlah warga menyebut, mobil itu tak terlihat saat korban ditemukan tewas. Diduga kuat tewasnya keluarga Agus karena perampokan.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.