Minggu, 21 Jun 2026 02:48 WIB

Soal Pungutan di SMKN 1, Gubernur Soekarwo: Caranya Sudah Salah

Demontrasi pelajar SMKN 1 Surabaya pada Kamis (27/9). Mereka menuntut kepala sekolah dan menolak pungutan pembangunan gedung parkir
Demontrasi pelajar SMKN 1 Surabaya pada Kamis (27/9). Mereka menuntut kepala sekolah dan menolak pungutan pembangunan gedung parkir

jatimnow.com - Gubernur Jawa Timur Soekarwo tidak membenarkan pungutan biaya pembangunan gedung parkir sebesar Rp 600 ribu yang dibebankan ke pelajar.

Pungutan yang nilainya lumayan besar itu di luar Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) oleh SMKN 1 Surabaya itu sudah dibatalkan karena menuai demontrasi pelajar pada Kamis (27/9).

Baca Juga: Pengeroyokan Brutal di Surabaya Terekam CCTV, Otak Pelaku Buron

Baca Juga: 

"Semua anggaran BLUD (Badan Layanan Umum Daerah) yang tidak diajukan kepala dinas itu tidak boleh," tegas Soekarwo.

Pernyataan Soekarwo itu disampaian usai penyerahan Piagam Penghargaan Kementrian Keuangan Republik Indonesia kepada Bupati/wali kota di Provinsi Jawa Timur peraih opini WTP atas LKPD tahun 2017, Sabtu (30/9/2018).

 Soekarwo juga tidak membenarkan cara yang dilakukan SMK Negeri 1 Surabaya terkait pungutan biaya pembangunan gedung parkir sebesar Rp 600 Ribu di luar SPP.

Baca Juga: Gus Iqdam Sebut Mahasiswa Tak Cukup Hanya Pintar, Harus Dekengan Pusat

"Kalau mendadak gitu tidak diperbolehkan. Kita belum tahu tentang penggunaannya, tapi cara itu sudah salah karena itu harus dimasukkan rencana anggaran," jelas Soekarwo.

Demontrasi digelar pelajar SMKN 1 Surabaya pada Kamis (27/9). Mereka menuntut Kepala Sekolah SMKN 1 Bahrun diganti. Selain itu, pelajar memprotes pungutan biaya pembangunan gedung parkir. Hari itu juga sekolah dan komite sekolah membatalkan.

Unjuk rasa ini digelar sehari setelah terjadinya aksi kekerasan siswa yang dilakukan Kepala Sekolah SMKN 1 Surabaya Bahrun.

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

Tiga pelajar menjadi korban, namun Kepala Dinas Pendidikan Jatim Saiful Rachman menganggap enteng kasus tersebut dengan mengumbar pernyataan yang kontroversial di media sosial dan terekan dalam video yang viral.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.