Minggu, 21 Jun 2026 02:10 WIB

Gus Fawait Kunjungi Korban Banjir Tempurejo Jember, Serahkan Bantuan Sembako

  • Penulis : Sugianto
  • | Sabtu, 30 Nov 2024 16:29 WIB
Gus Fawait mengunjungi korban banjir di Kecamatan Tempurejo. (Foto; Sugianto/jatimnow.com)
Gus Fawait mengunjungi korban banjir di Kecamatan Tempurejo. (Foto; Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Cabup terpilih Muhammad Fawait mengunjungi korban banjir di 3 desa di Kecamatan Tempurejo Jember. Ada ribuan sembako yang dibagikan kepada korban terdampak bencana.

Ketiga desa yang terdampak banjir, yakni Desa Andongrejo, Curah Nongko dan Wonoasri. Ada ratusan rumah yang terendam banjir setinggi 20 hingga 50 centimeter, Jumat 29 November 2024.

Baca Juga: Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

"Kami datang ke lokasi untuk mengetahui secara langsung dampak bencana banjir, serta memberikan bantuan paket sembako untuk korban banjir,” ujar Gus Fawait, Sabtu (30/11/2024).

Menurutnya, banjir yang terjadi di Kecamatan Tempurejo ini memang setiap tahun. Ini menjadi perhatian serius untuk mencari jalan keluarnya. 

"Kedepan akan kita petakan dan kita mapping apa yang menyebabkan banjir tersebut,” ujar Cabup terpilih 2025 – 2030.

Dengan demikian, kejadian banjir ini tidak terjadi berulang-ulang. Kedepan akan melakukan mitigasi bencana maupun pasca bencana. 

Sementara, Wakil Ketua Komisi C DPRD Jember David Handoko Seto menyampaikan, selain memberikan bantuan, Gus Fawait juga menyapa warga serta melakukan dialog dan menyapa, untuk mendengar apa yang dikeluhkan oleh warga.

Baca Juga: Petani Sekti Ngadu ke DPRD Jember, Desak GTRA Selesaikan Persoalan

"Ini juga sebuah kelegaan untuk membantu penderitaan yang dirasakan warga,” ujarnya.

Kedepan, pihaknya akan merencanakan mitigasi bencana yang lebih matang, terutama di daerah-daerah yang selama ini menjadi langganan bencana, terutama seperti bencana banjir, dengan membuat Perda kebencanaan.

“Tentunya disertai dengan perda kebencanaan, dan ini sangat diperlukan, karena Jember merupakan daerah rawan bencana, terutama bencana banjir,” ujar David.

Ketua Relawan Baret Rescue menambahkan, Perda kebencanaan ini akan disusul dengan Perbup, agar perda kebencanaan lebih efektif, dengan adanya perbup.

Baca Juga: Kecewa Harga Mentimun Rp500 per Kg, Petani Jember Bagikan Panen Gratis

Maka daerah terdampak bencana nantinya bisa semakin berkurang, tentunya setelah dilakukan mitigasi.

“Dengan adanya Perda Kebencanaan dan juga Perbup, kami berharap ke depan BPBD bisa merangkul seluruh elemen relawan, termasuk baret rescue dilibatkan, dengan dibekali keilmuan dengan difasilitasi sarana kebencanaan dari dana hibah,” pungkasnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.