Jumat, 19 Jun 2026 14:30 WIB

Ratusan Rumah di Tempurejo Jember Terendam Banjir, Para Penghuni Diungsikan

  • Penulis : Sugianto
  • | Jumat, 29 Nov 2024 14:55 WIB
Ratusan rumah warga di Tempurejo Jember terendam banjir (Foto: BPBD for jatimnow.com)
Ratusan rumah warga di Tempurejo Jember terendam banjir (Foto: BPBD for jatimnow.com)

jatimnow.com - Ratusan rumah yang berada di beberapa desa di Kecamatan Tempurejo Jember terendam banjir. Beberapa penghuni rumah terdampak diungsikan.

Sejumlah titik yang terendam banjir, di antaranya Desa Andongrejo sebanyak 35 rumah dengan ketinggian 20 centimeter, Desa Curah Nongko 184 rumah dengan ketinggian kurang lebih 50 centimeter.

Baca Juga: Warga Mayang Jember Syok Temukan Kerangka Manusia Saat Panen Singkong

Ketua Relawan Baret Rescue David Handoko menyampaikan, mulai kemarin, Kamis (28/11/2024) sekitar pukul 14.00 WIB di wilayah tersebut terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di beberapa wilayah Kabupaten Jember.

Begitu juga malam harinya, pukul 19.00 WIB wilayah Kecamatan Tempurejo terjadi hujan lebat hingga pukul 23.00 WIB semakin meningkat.

"Sehingga mengakibatkan bencana alam banjir dan masuk ke rumah warga dengan ketinggian rata-rata sekitar 50 centimeter," sebutnya.

Selain itu, air juga menggenang dibeberapa ruas jalan dan halaman rumah warga. Bahkan juga, saluran air disekita lokasi tidak mampu menampung debit air.

Baca Juga: Tidur di Pos Ronda, Motor Warga Digasak Maling di Bangsalsari Jember

"Mengetahui hal itu, anggota kami langsung meluncur ke lokasi semalem," katanya, Jumat (29/11/2024).

Budi salah satu warga setempat mengatakan, air masuk ke rumah warga saat dinihari sekitar pukul 01.00 WIB. "Air terus bertambah hingga pagi tadi. Banyak warga terjebak didalam rumah," ucapnya.

Sedangkan Kepala BPBD Jember, Widodo Julianto menyampaikan, pihaknya terjun ke lokasi dan mengevakuasi warga yang terdampak banjir.

Baca Juga: Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

"Kita juga melakukan assesment, dalam pendataan sementara ada 100 kepala keluarga yang kami ungsikan ke tempat lebih aman," jelasnya.

Dimana penyebab banjir ini, selama intensitas hujan yang tinggi selama 5 jam, kawasan tersebut juga berdekatan dengan Taman Nasional Meru Betiri yang sering banjir.

"Evakuasi kami perioritaskan terhadap lansia dan anak-anak, kami juga akan mendirikan posko, untuk menampung para pengungsi," ungkapnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.