Sabtu, 20 Jun 2026 23:12 WIB

Plengsengan Penahan Jalan di Tulungagung Ambrol, Baru Setahun Dibangun

Plengsengan jalan Gunung Tugel yang longsor karena hujan. (Foto: tangkapan layar media sosial)
Plengsengan jalan Gunung Tugel yang longsor karena hujan. (Foto: tangkapan layar media sosial)

jatimnow.com - Plengsengan penahan jalan Gunung Tugel di Desa Samar Kecamatan Pagerwojo Tulungagung ambrol usai diterjang hujan deras pada Rabu (20/11/2024) sore. Hal ini mengakibatkan sebagian ruas jalan di Gunung Tugel yang baru genap setahun dibangun itu turut ambles.

Camat Pagerwojo, Setiono mengatakan, wilayah Kecamatan Pagerwojo sudah diterjang hujan deras dengan intensitas tinggi sejak siang hari, yang bahkan pada sore hari hujan semakik lebat. Puncaknya terjadi sekitar pukul 15.00 WIB hingga membuat tanggul pada jalan gunung tugel di Desa Samar Pagerwojo itu ambrol.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

"Plengsengan atau tanggul pada jalan gunung tugel itu ambrol setelah dilanda hujan kurang lebih selama dua jam. Akibatnya, sebagian ruas jalan juga ikut ambrol," ujarnya, Kamis (21/11/2024).

Ambrolnya plengsengan ini diduga karena tidak kuat menahan derasnya limpahan air dari atas pada saat terjadi hujan deras. Imbasnya, jalan Gunung Tugel yang kerap menjadi akses vital bagi masyarakat setempat pun rusak. Saat ini akses jalan itu ditutup untuk kendaraan roda empat.

Sedangkan untuk kendaraan roda dua, masih diperbolehkan untuk melintas, namun diarahkan untuk menjauh dari batas longsor lantaran cukup membahayakan. Bahkan dikhawatirkan jika terjadi hujan lagi, akan menyebabkan longsor susulan yang kemungkinan bisa semakin merusak ruas jalan tersebut.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

"Jalan ini menghubungkan Kecamatan Pagerwojo dengan Kabupaten Trenggalek. Saat ini roda empat kami larang melintas sementara waktu, kalau roda dua masih bisa dengan menjauhi batas longsoran," ungkapnya.

Ruas jalan sudah pernah terjadi longsor pada tahun 2022 silam, yang kemudian dilakukan pembangunan oleh Pemkab Tulungagung. Akhirnya, pada tahun 2023 kemarin, ruas jalan gunung tugel itu sudah selesai dibangun diresmikan oleh Pemkab Tulungagung.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Namun sayangnya, baru genap berusia satu tahun, ruas jalan gunung tugel justru kembali terkena longsor akibat tanggulnya tidak kuat menahan limpahan air dari atas. Kejadian ini juga sudah dilaporkan ke Pemkab Tulungagung agar segera ditangani, mengingat akses jalan gunung tugel ini merupakan jalan utama.

"Tahun 2023 kemarin baru selesai dibangun, tetapi tahun ini malah terjadi longsor akibat hujan deras. Kejadian ini sudah kami laporkan ke pimpinan agar segera ditangani," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.