Rabu, 17 Jun 2026 13:48 WIB

Lha Kok Iso?

Berebut Tumpeng Hari Jadi Tulungagung, Cewek Ini Malah Kehilangan Handphone

Warga saat berebut tumpeng dalam upacara tradisi bersih nagari. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow,com)
Warga saat berebut tumpeng dalam upacara tradisi bersih nagari. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow,com)

jatimnow.com - Upacara adat Bersih Nagari dalam rangka perayaan Hari Jadi Tulungagung ke-819 menarik perhatian Nadya warga setempat. Nadya juga ingin merasakan sensasi berebut tumpeng raksasa yang diarak keluar Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso.

Dengan suka cita, Nadya pun turut berebut mengambil isi tumpeng tersebut. Saking bersemangatnya sampai Nadya tidak sadar kalau handphone yang ada di sakunya raib.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

"Tidak terasa tadi karena banyak orang yang ikut berebut tumpeng, apakah terjatuh atau diambil orang," ujar Nadya, Senin (18/11/2024).

Pengalaman pertama berebut tumpang yang seharusnya menggemberikan namun berujung kesedihan lantaran handphone-nya hilang.

Dalam upacara ini terdapat dua jenis tumpeng yang di arak. Tumpeng pertama adalah tumpeng lanang yang berisi nasi kuning lengkap dengan aneka lauk pauk.

Sedangkan tumpeng kedua adalah buceng wadon yang terbuat dari aneka ragam sayur mayur dan buah-buahan. Kedua tumpeng ini menandakan bentuk syukur atas melimpahnya hasil bumi bagi masyarakat Tulungagung.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pj Bupati Tulungagung, Heru Suseno mengatakan pada perayaan hari jadi tahun ini, mereka sengaja memilih tema Tulungagung berkarya, membangun bersama untuk maju. Tema ini sengaja dipilih untuk mengajak masyarakat Tulunggagung berkarya dalam bidang apapun.

"Berkarya bersama untuk membangun Tulungagung lebih baik lagi," tuturnya.

Heru sendiri menilai ada banyak hal yang bisa ditingkatkan di Tulungagung. Kota ini memiliki potensi alam yang luar biasa untuk dikembangkan sebagai wisata. Selain itu beberapa UMKM juga dapat dimaksimalkan lagi untuk membangun ekonomi masyarakat.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

"Yang jelas kedepan ada beberapa hal yang bisa dimaksimalkan lagi," pungkasnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.