Kamis, 18 Jun 2026 12:42 WIB

32 Laporan Dugaan Penyelenggara Tak Netral Belum Digubris Bawaslu Jember

  • Penulis : Sugianto
  • | Jumat, 15 Nov 2024 17:25 WIB
Gerakan Relawan Demokrasi gelar aksi dugaan penyelenggara tidak netral. (Foto: Angga for jatimnow.com)
Gerakan Relawan Demokrasi gelar aksi dugaan penyelenggara tidak netral. (Foto: Angga for jatimnow.com)

jatimnow.com - Aksi protes terhadap dugaan penyelenggara tidak netral di Pilkada Jember terus bergulir. Kali ini giliran Gerakan Relawan Demokrasi yang mengadu ke Pansus Pilkada DPRD Jember.

Massa Relawan Demokrasi juga mendatangi Kantor KPU dan Bawaslu, Jumat (15/11/2024). Mereka prihatin karena sudah ada sedikitnya 32 laporan dugaan ketidaknetralan penyelanggara Pilkada namun belum ada perkembangnnya.

Baca Juga: DPRD Jember Bersurat ke Mendagri, Angkat Gus Fawait dan Berhentikan Hendy

Relawan Demokrasi meminta kejelasan atas banyaknya dugaan pelanggaran yang dilakukan jajaran penyelenggara di bawah, baik KPU dan Bawaslu.

Koordinator aksi Ferdian merasa prihatin dengan kondisi demokrasi di Jember, dan menilai pelaksanaan Pilkada Jember yang tidak berjalan baik.

"Kondisi ini karena adanya fenomena pelanggaran dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, yang menyebabkan demokrasi di Jember bobrok," kata Ferdian, saat ditemui di Kantor DPRD Jember.

Gerakan Relawan Demokrasi juga mengumpulkan indikasi-indikasi berupa bukti-bukti lapangan, yang mana penyelenggara terlibat aktif dan memihak salah satu pasangan calon (Paslon).

"Kami melihat ada oknum penyelenggara dari beberapa kecamatan seperti PPK Jelbuk, Pakusari, Sukowono, Panwascam Mayang, Sumberbaru dan beberapa penyelenggara lainnya," sebutnya.

Ferdian menegaskan, hingga saat ini belum ada hasil pemeriksaan laporan yang disampaikan ke publik oleh Bawaslu Jember.

"Dari 32 laporan ini masih tidak ada rilis dari Bawaslu Jember, ini menunjukan kinerja dari Bawaslu Jember ini sangat buruk," tegas Ferdian.

Baca Juga: KPU Jember Resmi Tetapkan Bupati dan Wabup 2025-2030, Fawait: Awal Perjuangan

Dengan ini, pihaknya menyampaikan 4 hal kepada Pansus Pilkada DPRD, KPU dan Bawaslu, yaitu:

1. Pansus Pilkada DPRD Jember untuk tegas dalam tugas pokok dan fungsinya, mengatasi permasalahan Pilkada Jember ini.

2. Bawaslu dan KPU Jember segera menindak tegas oknum penyelenggara yang tidak netral, berdasarkan ketentuan yang berlaku.

3. Bawaslu Jember harus segera menindaklanjuti laporan pelanggaran yang diajukan secara transparan.

4. Penyelenggara Pemilu harus berkomitmen menjaga kelangsungan demokrasi berdasarkan keadilan.

Baca Juga: Bawaslu Jember Tangani 42 Dugaan Pelanggaran Pilkada, 21 Diantaranya Pidana

Sedangkan, Ketua Pansus Pilkada DPRD Jember Ardi Pujo Prabowo berkomitmen menjalankan tugas sesuai dengan aturan. Ia menyampaikan terima kasih telah mengingatkan Pansus Pilkada DPRD Jember.

"Kami sudah berkoordinasi dengan KPU Jawa Timur terkait dengan laporan oknum penyelenggara dan bukti juga sudah kami layangkan," ungkapnya.

Anggota Pansus Pilkada DPRD Jember Holil Asy'ari menambahkan, klarifikasi ke KPU dan Bawaslu Jember sudah dilakukan, meski ada beberapa hal yang belum diberikan klarifikasi secara jelas.

"Kemarin sudah disampaikan ke penyelenggara, kalau ada temuan, bukti ketidaknetralan mereka dan seolah-olah seperti tim sukses, ini mencederai proses demokrasi," imbuhnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.