Senin, 15 Jun 2026 14:31 WIB

Bazar Kuliner Kampoeng Cungking Banyuwangi Angkat Hidangan Tradisional

  • Penulis :
  • | Minggu, 10 Nov 2024 07:23 WIB
Salah satu stand kuliner di Kampung Cungking Banyuwangi. (Foto: Humas Pemkab Banyuwangi for jatimnow.com)
Salah satu stand kuliner di Kampung Cungking Banyuwangi. (Foto: Humas Pemkab Banyuwangi for jatimnow.com)

jatimnow.com - 86 stand UKM berjajar di sepanjang Jalan Kendang Kempoel, Kampung Cungking, Banyuwangi. Mereka menjajakan beragam makanan dan minuman, mulai dari jajanan hingga masakan tradisional.

Bazar Kuliner Kampoeng Cungking yang digelar Pemkab Banyuwangi mulai Kamis (7/11/2024) hingga Jumat (8/11/2024) ini memang dimaksudkan untuk mengangkat berbagai kuliner khas Banyuwangi.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

"Ini semakin memperkaya alternatif wisata kuliner di Banyuwangi. Kita bisa menikmati aneka ragam kuliner sekaligus promosi makanan khas Banyuwangi," kata Plt Bupati Banyuwangi, Sugirah, seperti dilansir dari laman Pemkab Banyuwangi, Minggu (10/11/2024).

Kehadiran Bazar Kuliner Kampoeng Cungking, menurut Sugirah, melengkapi ragam wisata kuliner Banyuwangi yang kini tengah dikembangkan dengan segmentasi khusus di beberapa lokasi. Contohnya, seperti Arabian Street Food di Kampung Arab, Lateng, yang menawarkan kuliner khas Timur Tengah, serta berbagai pasar kuliner yang tersebar di sejumlah desa.

"Semoga dengan adanya sentra baru ini bisa semakin menggeliatkan pendapatan UMKM di Banyuwangi," terangnya.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

Salah satu penjual yang ada di bazar tersebut, Dapoer Kulon, menyajikan makanan khas Banyuwangi seperti nasi tempong dengan sambel semanggi. Ada pula Warung Kendang Kempoel yang menjajakan aneka rujak, seperti rujak soto, rujak cemplung, rujak cingur, dan lainnya.

"Alhamdulillah, ramai pengunjung, semoga bazar ini bisa rutin digelar," harap Rumi, pemilik Dapoer Kulon.

Bazar tersebut bahkan mengundang perhatian wisatawan mancanegara. Saravejo Alves dan Mirabel asal Spanyol menyempatkan menikmati Nasi Tempong dan makanan lainnya.

Baca Juga: Sambut Ramadan, Kuliner Khas NTT Siap Manjakan Lidah Warga Malang

"Kota ini luar biasa. Setiap hari selalu saja ada pesta rakyat yang digelar," tutur Alves.

Bazar tersebut tak hanya menyajikan kuliner, akan terapi juga menjadi panggung kreativitas bagi anak-anak muda di sekitar Cungking.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.