Jumat, 19 Jun 2026 14:26 WIB

KPU Tulungagung Lantik 11.410 KPPS untuk Pilkada 2024, Diterjunkan ke 1.630 TPS

Pelantikan KPPS di wilayah Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Pelantikan KPPS di wilayah Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Belasan ribu Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Kabupaten Tulungagung dilantik serentak hari ini. Prosesi pelantikan dilakukan di masing-masing sekretariat PPS yang ada di desa dan kelurahan. Mereka dikontrak hingga 8 Desember mendatang dan akan mendapat gaji sebesar Rp850 ribu.

Komisioner Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM KPU Tulungagung, Andik Budiarto mengatakan, pelantikan dilakukan secara serentak di hari yang sama. Total jumlah KPPS yang dilantik ini sebanyak 11.410 petugas.

Baca Juga: KPU Tulungagung Kembalikan Rp8,3 M Sisa Anggaran Pilkada 2024

“Pelantikan dilakukan secara luring, namun jika ada wilayah yang sedang mengalami bencana atau kondisi lain, pelantikan bisa dilakukan secara daring maupun hybrid, dalam pelantikan ini KPPS akan mengucapkan sumpah/janji dan penandatanganan pakta integritas," ujarnya, Kamis (7/11/2024).

Petugas KPPS itu nantinya akan diterjunkan di 1.630 TPS yang ada di Kabupaten Tulungagung. Di mana jumlah KPPS terbanyak ada di Kecamatan Kedungwaru sejumlah 910 orang dari 130 TPS. Dan jumlah KPPS paling sedikit ada di Kecamatan Tanggunggunung, yakni sebanyak 287 KPPS dari 41 TPS yang ada di kecamatan tersebut.

Baca Juga: Penetapan Bupati - Wabup Tulungagung Terpilih, Ini Pesan bagi Pemimpin Baru

“Nantinya masing-masing TPS ada 7 orang KPPS yang bekerja sesuai dengan tugas pokok fungsinya," tuturnya.

Pasca pelantikan PPS akan menentukan ketua KPPS di masing-masing TPS maksimal besok. Selanjutnya akan ada agenda bimbingan teknis pungut hitung dan penggunaan aplikasi Sirekap untuk KPPS yang dilantik hari ini.

Baca Juga: KPU Tulungagung Tetapkan Gatut Sunu-Ahmad Baharudin sebagai Pemenang Pilkada

“Jadi nanti akan ada bimtek, maksimal bimtek digelar 20 November, isinya soal pungut hitung dan penggunaan Aplikasi Sirekap," pungkasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.