Rabu, 17 Jun 2026 10:22 WIB

28 Rumah di Tulungagung Rusak Diterjang Angin Kencang, Atap Beterbangan

Rumah warga yang rusak terkena angin kencang. (Foto: BPBD Tulungagung/jatimnow.com)
Rumah warga yang rusak terkena angin kencang. (Foto: BPBD Tulungagung/jatimnow.com)

jatimnow.com - Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan puluhan rumah di Desa Waung, Kecamatan Boyolangu, Tulungagung rusak. Genting dan asbes rumah tersebut terbang. Terdapat juga atap rumah yang jebol tertimpa pohon ambruk.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Tulungagung Gilang Zelakusuma mengatakan pihaknya menerima laporan terkait puluhan rumah rusak karena angin kencang. Tim BPBD langsung mendatangi lokasi untuk melakukan asesment awal. Mereka mendata sebanyak 28 rumah yang rusak.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

“Di Desa Waung ada 28 rumah yang rusak terkena angin kencang," ujarnya, Senin (4/11/2024).

Tingkat kerusakan hampir rata yakni pada bagian atap rumah. Genting dan asbes terbang terkena angin kencang. Terdapat juga atap rumah yang rusak karena tertimpa pohon. Pihak BPBD bersama warga bergotong royong membersihkan material atap rumah yang rusak. Desa Waung ini menjadi langganan bencana angin kencang setiap tahun.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

“Sudah menjadi langganan setiap tahun, saat ada hujan deras dan angin kencang rumah warga bagian atap mengalami kerusakan," tuturnya.

Gilang mengimbau kepada warga untuk selalu waspada dan berhati-hati terutama saat hujan deras turun. Saat ini memasuki musim awal penghujan dan diperkirakan akan terjadi setiap hari. Pihak BPBD juga akan memberikan bantuan berupa terpal serta asbes dan genteng ke korban.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

“Besok masih akan dilakukan asesment lagi, yang jelas akan ada bantuan," pungkasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.