Jumat, 19 Jun 2026 07:54 WIB

Debat Pilkada Jatim: Luluk Sebut 2 Juta Rumah Tangga Belum Punya Jamban Layak

  • Penulis :
  • | Minggu, 03 Nov 2024 21:50 WIB
Luluk-Lukman dalam debat publik kedua Pilada Jatim 2024. (Foto: KPU Jatim for jatimnow.com)
Luluk-Lukman dalam debat publik kedua Pilada Jatim 2024. (Foto: KPU Jatim for jatimnow.com)

jatimnow.com - Pasangan calon gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur Luluk Nur Hamidah - Lukmanul Hakim menekankan pentingnya keberhasilan Sustainable Development Goals (SDGs) 2030 dalam debat publik kedua Pilkada Jatim 2024. Dengan fokus pada pengentasan kemiskinan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Dalam pemaparannya, Luluk menggarisbawahi komitmen untuk memastikan setiap warga Jawa Timur memiliki akses ke jamban sehat dan bersih.

Baca Juga: KPU Jatim Umumkan Khofifah-Emil sebagai Gubernur-Wakil Gubernur di Pilgub 2024

Selain itu, ia juga menyampaikan data yang menunjukkan bahwa 19,2 persen atau sekitar 2 juta 158 ribu rumah tangga di Jawa Timur masih belum memiliki fasilitas jamban yang layak.

Luluk mengungkapkan keprihatinan terhadap rendahnya indeks kualitas lingkungan hidup di provinsi Jawa Timur, yang menduduki peringkat ke-21 di seluruh Indonesia.

Baca Juga: Gugatan Paslon 03 Dismissal, Pasangan Gabah Menangkan Pilbup Tulungagung

"Saya menemui pimpinan pondok pesantren di Bangil, Pasuruan mereka mengatakan mengeluh selama bertahun tahun karena ada lerusakan dan pencemar limbah di desanya namun tidak ada solusi dari pemerintah provinsi,” ungkap Luluk.

Menyikapi hal ini, ia menegaskan perlunya kepemimpinan birokrasi yang solutif, cerdas, transparan, dan mampu memberikan solusi nyata bagi masalah yang dihadapi masyarakat.

Baca Juga: MK Tolak Gugatan Paslon 01, Sugiri Sancoko-Lisdyarita Menangkan Pilbup Ponorogo

"Oleh karena itu yang dibutuhkan adalah sebuah kepemimpinan birokrasi yang solutif dan cantik, cerdas, adaptif, transparan, transformatif. Inovatif, kompeten, dan anti korupsi,” jelasnya.

Reporter: Aulia.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.