Jumat, 19 Jun 2026 11:27 WIB

Jelang Debat Publik Kedua Pigub Jatim 2024, Luluk Nur Hamidah Fokus Cermati Data

Calon gubernur nomor urut 1 Luluk Nur Hamidah. (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)
Calon gubernur nomor urut 1 Luluk Nur Hamidah. (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)

jatimnow.com - Jelang Debat Publik Kedua Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur 2024, calon gubernur nomor urut 1 Luluk Nur Hamidah, fokus cermati data.

Luluk mengaku siap menghadapi debat publik nanti. Saat ini dia fokus pada pengecekan data secara cermat. Menurutnya pendekatan berbasis data penting untuk memberikan pandangan yang objektif terhadap permasalahan Jawa Timur.

Baca Juga: KPU Jatim Umumkan Khofifah-Emil sebagai Gubernur-Wakil Gubernur di Pilgub 2024

"Diskusi tipis-tipis, tapi juga terus cek data," kata Luluk.

Luluk menyoroti tingginya angka kemiskinan di Jawa Timur, yang menurutnya tertinggi di Indonesia. 

"Jika kita cek datanya, ternyata Jawa Timur ngeri. Penduduk miskinnya tertinggi di Indonesia, angka penganggurannya masih di atas 1 juta. SMK justru menjadi penyumbang pengangguran terbuka tertinggi di Jawa Timur, kesenjangan juga masih tinggi," paparnya.

Menurut Luluk, kondisi tersebut mencerminkan masih banyaknya tantangan yang perlu diatasi secara serius. Untuk itu, Jawa Timur memerlukan pemimpin yang lebih berani dan kompeten dalam menangani isu-isu mendasar tersebut.

Baca Juga: Gugatan Paslon 03 Dismissal, Pasangan Gabah Menangkan Pilbup Tulungagung

Dengan berbekal pengalaman sebagai anggota DPR RI yang sudah terbiasa mengadvokasi kepentingan rakyat kecil, Luluk percaya bahwa kepemimpinan yang berani dan kompeten sangat diperlukan untuk menangani isu-isu mendasar di provinsi ini.

“Kami ingin Jawa Timur yang lebih maju dan berdaya saing, serta kesejahteraan bagi seluruh masyarakat, Kita harus berani membuat gebrakan baru yang dapat membawa kesejahteraan bagi seluruh masyarakat," tegasnya.

Berbekal kecakapannya dalam menganalisis data dan menangkap aspirasi masyarakat menjadikan Luluk yakin bahwa debat putaran kedua ini akan menjadi tontonan yang sarat informasi. 

Baca Juga: MK Tolak Gugatan Paslon 01, Sugiri Sancoko-Lisdyarita Menangkan Pilbup Ponorogo

Adanya debat publik ini masyarakat akan mendapatkan gambaran yang lebih jelas terkait kondisi provinsi mereka, termasuk permasalahan yang belum terselesaikan.

Bagi Luluk, debat bukan hanya ajang adu gagasan, tapi juga kesempatan menyampaikan pesan bahwa Jawa Timur membutuhkan pembaruan. 

"Debat ini adalah kesempatan kita untuk menunjukkan pada masyarakat bahwa ada harapan baru yang lebih baik bagi Jawa Timur," pungkasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.