Selasa, 23 Jun 2026 03:53 WIB

Guru Madrasah di Jember Sambat ke Gus Fawait, Tak Ada Bantuan Pemerintah

  • Penulis : Sugianto
  • | Jumat, 01 Nov 2024 19:35 WIB
Gus Fawait saat bertemu guru-guru madrasah. (Foto: Media Center Gus - Djos)
Gus Fawait saat bertemu guru-guru madrasah. (Foto: Media Center Gus - Djos)

jatimnow.com - Bertemu dengan Calon Bupati Jember Muhammad Fawait, sejumlah guru madrasah sambat tidak ada bantuan dari pemerintah di era sebelumnya.

Guru Madrasah Ibtida'iyah (MI) yang tergabung dalam Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) di Rambipuji mengeluhkan perhatian pemerintah daerah yang minim terhadap kesejahteraan dan sarana pendidikan. 

Baca Juga: Gus Fawait Kukuhkan Pengurus Forum Komunikasi Ponpes dan Guru Ngaji

 

"Kesejahteraan guru MI tidak diperhatikan sama sekali," ucap Abdul Muti, perwakilan guru MI saat bertemu Gus Fawait di salah satu pondok pesantren di Desa Curahmalang, Jumat (1/11/2024).

Muit mengenang era Bupati Faida, pernah memberikan insentif melalui alokasi pendanaan. “Dulu waktu Bu Faida menjabat, ada insentif. Meskipun sedikit tapi membantu kesejahteraan guru," ulasnya.

Namun, sejak pergantian kepemimpinan dari Faida ke Hendy, insentif guru MI hingga bantuan fisik untuk madrasah tampak terhenti.

“Dari Pemerintah Kabupaten Jember selama ini belum sama sekali ada bantuan fisiknya, sejak jaman Pak Hendy. Janjinya untuk bantu madrasah meleset semua,” kesalnya.

Baca Juga: Bupati Jember Ajak Finalis Gus dan Ning Wujudkan Kekuatan Ekonomi Baru

Senada, Ahmad Sodik mengampaikan, diera kepemimpinan Bupati Faida semua guru dapat bantuan Rp250 ribu perbulan. 

Dari itu, Sodik berharap jika Gus Fawait berhasil menjadi Bupati Jember, bantuan insentif dan dukungan fisik bagi madrasah dapat segera disalurkan.

“Bantuan seperti era sebelumnya dapat kembali diadakan agar guru MI ini mendapatkan kesejahteraan,” tambah Sodik.

Baca Juga: Pemkab Jember Permudah Layanan Pekerja Migran Indonesia

Sementara, Gus Fawait menyatakan, komitmennya untuk memberikan perhatian khusus kepada guru madrasah.

"Yang ngerti guru madrasah ya orang madrasah itu sendiri. Insya Allah tahun depan Jember sudah punya pemimpin dari kalangan santri," ucap Gus Fawait.

Selain itu, Gus Fawait juga memastikan anak-anak guru MI dan seluruh masyarakat Jember bisa menikmati program 20 ribu beasiswa yang ia siapkan.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.