Jumat, 12 Jun 2026 10:56 WIB

Khofifah Belajar Membatik di Lintang Sari Kenongo di Sidoarjo

Khofifah saat belajar membatik di sentra batik tulis Lintang Sari Kenongo Sidoarjo. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com).
Khofifah saat belajar membatik di sentra batik tulis Lintang Sari Kenongo Sidoarjo. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com).

jatimnow.com - Calon Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengunjungi sentra Batik Lintang Sari Kenongo, Sidoarjo, Kamis (31/10/2024). Ia juga belajar bersama ibu-ibu perajin di sana.

Khofifah mengapresiasi nilai budaya yang terkandung dalam setiap motif batik tulis tersebut.

Baca Juga: Jadwal WFH ASN Pemprov Diubah Jumat, Apa Kabar Pelayanan Publik?

"Batik memiliki filosofi unik di setiap motifnya, dan memahami ceritanya adalah cara terbaik menikmatinya," ucapanya.

Lebih lanjut, setiap motif batik menurut Khofifah menyimpan cerita dan nilai luhur yang harus terus dijaga sebagai bagian dari identitas budaya Nusantara.

Khofifah kemudian mengajak dunia pendidikan dan industri untuk turut serta melestarikan budaya batik dengan mengenalkan nilai-nilai filosofisnya kepada generasi muda.

"Sekolah dan industri penting mengenalkan siswa pada pasar dan kebutuhan desain," jelasnya.

Ia berharap para siswa tidak hanya mengenal keterampilan membatik, tetapi juga memahami nilai-nilai budaya yang terkandung di dalamnya, sehingga mereka siap menghadapi pasar dengan tetap menghargai warisan budaya.

Selain itu, ia mengusulkan kebijakan pemakaian batik setiap Jumat di lingkungan instansi pemerintah, BUMN, dan sekolah sebagai langkah strategis untuk meningkatkan permintaan batik lokal.

Baca Juga: Jenis dan Bobot Sapi Kurban Orang Nomor 1 di Jatim

"Dengan kebijakan ini, kita bisa menggairahkan industri batik dan menguatkan ekonomi UMKM," terangnya.

Khofifah menyakini kebijakan tersebut akan membawa dampak positif bagi pelaku UMKM, termasuk industri batik tulis yang digeluti pemilik usaha Batik Tulis Halus Lintang Sari Kenongo.

Ia menambahkan bahwa inovasi dalam desain dan pemasaran penting untuk menjaga agar batik tetap diminati, namun tanpa meninggalkan akar budaya. 

"Kreativitas yang mempertahankan filosofi batik adalah kunci untuk memenangkan hati pasar. Dengan sinergi antara pemerintah, industri, dan pengrajin lokal, kita optimis batik Sidoarjo akan terus hidup dan berkembang di tengah arus modernisasi," pungkasnya.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Bersama Mbak Vinanda Salurkan Bansos Rp1,819 M di Kota Kediri

Sementara itu, pemilik usaha Batik Tulis Halus Lintang Sari Kenongo, Lintang mengungkapkan rasa terima kasih atas perhatian dan dukungan Khofifah.

Baginya dan para pengrajin lainnya, batik bukan sekadar komoditas, melainkan warisan budaya yang memiliki nilai seni dan filosofi tinggi.

"Kami berharap dukungan dari pemerintah dapat semakin memperkuat posisi batik Sidoarjo sebagai warisan budaya yang mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional," ujar Lintang.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.