Minggu, 21 Jun 2026 02:37 WIB

Kegiatan Perguruan Silat di Tulungagung Dihentikan selama Pilkada

Penandatanganan perjanjian forkopimda dengan perwakilan perguruan silat di Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Penandatanganan perjanjian forkopimda dengan perwakilan perguruan silat di Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Forkopimda Kabupaten Tulungagung sepakat untuk menghentikan kegiatan perguruan silat yang bersifat mengumpulkan masa selama sisa masa Pilkada ini.

Keputusan tersebut merupakan buntut kericuhan antar anggota perguruan silat, yang terjadi Minggu (27/10/2024) lalu. Keputusan in juga diterima oleh perwakilan perguruan silat.

Sekretaris Daerah Kabupaten Tulungagung, Tri Hariadi mengatakan pihaknya dan perguruan silat sepakat bekerjasama menjaga kondusifitas jelang pelaksanaan Pilkada serentak 27 November mendatang.

Baca Juga: Sasar Lansia, Residivis Jambret Asal Malang ditangkap Polisi Tulungagung

Sehingga untuk sementara semua kegiatan yang menghadirkan masa dalam jumlah banyak dari perguruan silat ditiadakan.

"Kita mengantisipasi agar tidak ada kejadian lagi," ujarnya, Rabu (30/10/2024).

Baca Juga: Satlantas Polres Tulungagung Tilang Truk Besar yang Nekat Masuk Jalur Alternatif

Pihaknya juga menyepakati penegakan hukum terhadap pelaku kekerasan yang melibatkan perguruan silat. Setiap kegiatan perguruan silat juga harus dikoordinasikan dengan pihak pengamanan, baik dari Polri dan pengamanan paguyuban.

"Tidak akan mengadakan kegiatan yang lebih penting selain Pilkada," tuturnya.

Baca Juga: Jaga Kondusivitas, Forkopimda dan Perguruan Silat Jember Gelar Apel Kebangsaan

Sementara itu, Kapolres Tulungagung, AKBP Taat Resdi menambahkan permohonan ijin kegiatan tetap diperbolehkan setelah pelaksanaan Pilkada. Tujuanya untuk menciptakan Pilkada yang aman serentak, aman, damai dan demokratis.

"Kami meminta pada semua perguruan silat untuk sementara tidak menyelenggarakan kegiatan dengan jumlah masa yang besar," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.