Selasa, 16 Jun 2026 10:32 WIB

Hasto Minta Kader PDIP Tulungagung Kampanye Door to Door

Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto saat berada di Treggalek. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto saat berada di Treggalek. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Sekretaris Jendral (Sekjen) DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto menghadiri konsolidasi di Kabupaten Trenggalek. Konsolidasi ini diikuti oleh kader partai dari wilayah Trenggalek dan Tulungagung.

Dalam konsolidasi ini, Hasto menanggapi soal elektabilitas pasangan calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Tri Rismaharini dan Gus Hans yang masih tertinggal dari paslon lain.

Baca Juga: PDIP Lamongan Siapkan Dirham Akbar Aksara di Bursa Pilbup 2029

Hasto menerangkan konsolidasi dilakukan setelah mencermati elektoral Pilgub Jatim, dimana elektoral paslon Risma dan Gus Hans yang terus meningkat.

Risma dinilai mampu melakukan pembangunan yang baik, memberikan pendidikan gratis, hingga menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat. Ini menunjukan bahwa konfigurasi kepemimpinan Risma baik.

"Risma memiliki prestasi yang kongkret dan seluruh masyarakat bisa melihat kemajuan di Surabaya sebagai legacy kepemimpinan Risma, dalam waktu 1 bulan ini, kami akan menggerakan seluruh kader untuk door to door menjelaskan program serta prestasi Risma dan Gus Hans kepada masyarakat," ujarnya, Selasa (29/10/2024).

Baca Juga: Usai Dilantik, Ketua DPRD Surabaya Fokus Perkuat Komunikasi dan Serap Aspirasi

Selain itu, setiap DPC akan melakukan pemetaan basis dukungan disetiap wilayah, yang nantinya akan dibahas dalam konsolidasi partai. Target kemenangan akan disampaikan pada H-14 jelang pemungutan suara.

"Kalau dari wilayah, Risma mendapatkan tren positif di wilayah Mataraman dan Arek. Dengan adanya Gus Hans juga mengalami peningkatan pada wilayah Tapal Kuda," paparnya.

Baca Juga: Sikap PDIP Atas Penetapan Tersangka Korupsi Dana Pokir DPRD Magetan

Disinggung soal perolehan angka elektabilitas Risma dan Gus Hans yang masih tertingal, Hasto mengungkapkan sebenarnya Risma dan Gus Hans bukan tertinggal. Namun pasangan ini kalah start, mengingat Khofifah dan Emil Dardak sudah running sejak awal.

"Sedangkan Risma dan Gus Hans hanya dalam waktu 2 bulan mampu menunjukan peningkatan elektabilitas yang baik dan signifikan," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.