Senin, 15 Jun 2026 23:54 WIB

Temuan Dinding Kuno di Mojokerto Diperkirakan dari Zaman Mojopahit

  • Penulis :
  • | Kamis, 27 Sep 2018 14:01 WIB
Batu bata kuno yang ditemukan masyarakat Desa Belahan Tengah, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto menjadi tontonan warga/Foto: Khilmi Sabikhisma Jane.
Batu bata kuno yang ditemukan masyarakat Desa Belahan Tengah, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto menjadi tontonan warga/Foto: Khilmi Sabikhisma Jane.

jatimnow.com - Temuan dinding dari batu bata kuno setinggi dua meter di Dusun Sambeng, Desa Belahan Tengah, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto bakal diteliti lebih lanjut oleh Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur.

Kepala Unit Penyelamatan BPCB Jatim, Nugroho Harjo Lukito mengatakan hasil survei sementara, batu bata kuno dan dinding batu bata tersebut diduga bekas pemukiman di era Kerajaan Majapahit akhir.

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

"Kami sudah survei ke lokasi pada Senin, (24/9/2018) lalu, hasil sementara yang kami dapat, itu (batu bata kuno) bekas pemukiman masa Majapahit akhir," ungkapnya saat dikonfirmasi jatimnow.com via selulernya, Kamis, (27/9/2018).

Baca juga: Warga Mojokerto Temukan Dinding Kuno Setinggi 2 Meter di Dalam Tanah

Batu bata kuno yang terpendam dalam tanah berkedalaman sekitar satu meter itu, lanjut Nugroho, diperkirakan sebagai bangunan pada abad 14.

"Senin kemarin, kami lihat batu batanya, prediksi sementara kami, batu bata tersebut dibuat untuk membangun pemukiman pada akhir abad 14 hingga awal abad 15," kata Nugroho.

Baca Juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto

Nugroho menambahkan, BPCB Jatim berencana akan menyurvei ulang lokasi penemuan batu bata kuno di Dusun Sambeng, Desa Belahan Tengah, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto.

"Nanti sore, Kamis (27/9/2018) kami rencananya akan ke lokasi lagi, mungkin sekitar jam 3 sore tim kami akan datang ke lokasi," imbuhnya.

Survei ulang tersebut dilakukan BPCB Jatim lantaran ada temuan baru, yakni dinding batu bata setelah warga melakukan penggalian di lokasi penemuan batu bata kuno.

Baca Juga: Tutup Tahun 2025, SportTrip Hijaukan Lereng Gunung Penanggungan

Reporter: Khilmi Sabikhisma Jane

 

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.