Jumat, 19 Jun 2026 13:04 WIB

Dukung Vinanda - Gus Qowim, Santri, Kiai dan Nahdliyin Kota Kediri Titip Harapan

  • Penulis : Yanuar Dedy
  • | Selasa, 22 Okt 2024 14:20 WIB
Vinanda - Gus Qowim saat hadir di Lirboyo Kediri. (Foto: Amil/jatimnow.com)
Vinanda - Gus Qowim saat hadir di Lirboyo Kediri. (Foto: Amil/jatimnow.com)

jatimnow.com - Sejumlah santri, kiai dan warga Nahdliyin Kota Kediri menitipkan harapannya kepada Vinanda Prameswati - KH Qhowimmudin Toha yang saat ini bertarung di Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Kediri 2024. Di antaranya, meningkatkan insentif guru ngaji dan modin.

Harapan ini disampaikan dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus Hari Santri Nasional (HSN) 2024 yang digelar di komplek aula Pondok Pesantren Lirboyo, Kota Kediri, akhir pekan lalu.

Baca Juga: 1.000 Pramuka Garuda Kota Kediri Dilantik, Pembentukan Karakter Generasi Muda

Acara tersebut dihadiri sejumlah tokoh ulama dan para pengasuh pondok pesantren (ponpes) di Kota Kediri. Di antaranya, KH. Abdul Hamid, pengasuh PP. Maunahsari Bandar Kidul, KH. Sholeh Abdul Jalil, pengasuh PP Salafiyah Bandar Kidul dan KH. An'im Falahuddin, pengasuh PP HMS Lirboyo Kota Kediri.

Selain para tokoh ulama dan masyayikh Nahdlatul Ulama (NU), hadir pula pasangan calon wali kota dan Wakil Wali Kota Kediri Vinanda dan Gus Qowim serta 200 lebih tokoh masyarakat se-Kecamatan Mojoroto.

Acara tersebut kemudian diisi dengan dialog yang dipimpin oleh KH. Oing Abdul Muid, Ketua Forum Santri Kota Kediri. Dalam dialog, beberapa peserta menyampaikan harapan dan pesan kepada pason nomor urut 1 tersebut.

Seperti Kiai Syansuri dari Kelurahan Ngampel, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri yang memohon agar Makam Setonogedong lebih diperhatikan, karena menjadi tujuan wisata religi.

"Kita berharap insentif guru ngaji dan modin dinaikkan," tambah Kiai Saiful, melalui keterangan tertulisnya, Selasa (22/10/2024).

Baca Juga: Jelang Suroan, Mbak Vinanda Minta Satpol PP Berantas Peredaran Miras di Kota Kediri

Aspirasi dan harapan para santri, kyai serta kaum nahdliyin kepada pasangan pemuda dan tokoh ulama ini memang sangat mendasar. Sebab, paslon yang diusung oleh mayoritas partai politik ini memiliki visi misi besar Kediri MAPAN, dimana salah satu akronimnya adalah mewujudkan Kota Kediri yang agamis.

Mbak Vinanda dan Gus Qowim bakal merealisasikan penguatan tatanan sosial dan sumber daya manusia (SDM) yang berketuhanan dengan nilai kerukunan untuk membentuk ‘seft control’. Komitmen itu akan diwujudkan melalui Program SAPTA CITA.

Dari tujuh program kerja tersebut, salah satunya berbasis pada pesantren, santri serta guru ngaji berupa peningkatan insentif. Program itu mereka namakan dengan Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan atau disingkat MERATA.

Dalam kesempatan ini, KH Hamid turut mendoakan pasangan Vinanda dan Gus Gowim untuk bisa memimpin Kota Kediri dengan lebih baik dan memiliki keberpihakan kepada kaum santri.

Baca Juga: Wali Kota Kediri Dorong Data Akurat untuk Pembangunan dalam Sensus Ekonomi 2026

Doa dan harapan tersebut sebagai bentuk kepedulian, sekaligus impian besar KH Hamid kepada Mbak Vinanda dan Gus Qowim, sebagai implementasi dari pasangan nasionalis dan religius yang berprinsip dasar aswaja (ahlu sunnah wal-jamaah an-nadiyah).

"Semoga bisa memimpin Kota Kediri dengan lebih baik dan memiliki keberpihakan kepada kaum santri," harap KH Hamid.

Untuk diketahui, KH. Hamid adalah salah satu tokoh ulama NU di Kota Kediri yang disegani, karena keilmuannya. Para santri, serta umat muslim di Kota Kediri tawaduk dengan dawuh-dawuh beliau.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.