Rabu, 17 Jun 2026 14:25 WIB

Podium Juara Tour de Banyuwangi Ijen Disapu Bersih Tim Australia

Peraih podium etape pertama Tour de Banyuwangi Ijen berfoto bersama Bupati Anas dan para tamu undangan.
Peraih podium etape pertama Tour de Banyuwangi Ijen berfoto bersama Bupati Anas dan para tamu undangan.

jatimnow.com - Podium juara etape pertama International Tour de Banyuwangi Ijen disapu bersih oleh pebalap asal St George Continental Australia.

Tiga pebalap itu, Marcus Culey nomor (94) yang finish pertama, Zenovich Mathew (95) posisi kedua, dan Dyball Benjamin (93) di posisi ketiga. Sementara yang mendapat poin 10 dalam lintasan Sprint ditempati Page Dylan, pebalap dari Team Sapura Cycling.

Baca Juga: Ratusan Peserta Meriahkan Festival Olahraga Tradisional di Tulunggagung

Sedangkan dalam balap sepeda kategori 2.2 itu, Best Indonesian Rider ditempati Slamet Juangga yang mendapatkan kaos (jersey) merah putih.

Untuk Volcadot jersey atau best climber di peroleh Marcus Culey. Tak hanya itu, pebalap asal St George Continental itu juga mendapatkan yellow jersey. Sementara rekan setimnya, Zenovich Mathew mendapatkan green jersey.

Marcus Culey mengaku, kemenangannya di etape pertama ini merupakan kemenangan perdananya. Sebab, tahun lalu di ITdBI 2017 dirinya hanya mampu finish di urutan ketiga.

"Ini prestasi terbaik saya sejak tahun lalu. Kali ini saya menebusnya," kata Marcus usai menerima hadiah sebesar Rp 12 juta di podium di Rowo Bayu Songgon, Rabu (26/9/2018).

Untuk etape kedua, lanjut dia, dirinya mengaku tidak akan bekerja keras seperti di etape pertama kali ini. Karena, ia bersama 4 rekan timnya akan fokus pada etape keempat atau etape terakhir.

Dengan gap 1 menit 35 detik dari pesaing terdekatnya, Marcus mengaku bahwa yellow jersey tanda pemimpin lomba itu bakal lebih mudah dipertahankan. Paling tidak selama dua hari ke depan. Tapi di etape pamungkas yang finish di Paltuding, dirinya tidak yakin dapat memenangi pertandingannya.

Baca Juga: Festival Santri 2025 di Jember, Syiar Islam dan Penguatan Karakter

"Sangat curam dan sangat panjang (tanjakannya, red). Mustahil saya bisa memenanginya. Tapi kami di tim akan mendorong Ben (Benjamin Dyball) untuk menjadi juara di Ijen," sebutnya.

Sementara itu, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, even ini sekaligus menjadi konsolidasi infrastruktur, sehingga setiap orang meminta daerahnya untuk dilalui.

"Ayo Pak Anas besok lewat sini lagi biar jalannya bagus. Seperti di Rowo Bayu ini, sekarang jalan jadi mulus," kata Anas menirukan ucapan salah seorang warga yang ditemuinya.

Ia menjelaskan, lokasi finish di Rowo Bayu ini dipilih karena memiliki sejarah masa lalu bagi Banyuwangi. Sekaligus menatap masa depan Banyuwangi.

Baca Juga: Penari Asal Meksiko Meriahkan Festival Jaranan Trenggalek Terbuka

"Katanya menatap masa depan daerah tidak boleh melupakan sejarah masa lalu. Bagaimana pertempuran Sayu Wiwit sampai titik darah penghabisan ada di Bayu ini. Maka dengan spirit Bayu ini ke depan Banyuwangi bisa lebih maju, kita bisa bangkit, pariwisata kita bisa tangguh berbasis budaya dan berakar sejarah," papar Anas.

 

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.