Rabu, 17 Jun 2026 10:26 WIB

Warga Pulau Sapudi Keluhkan Infrastruktur pada Paslon 1 Pilbup Sumenep

Pertemuan paslon nomor 1 dengan warga Pulai Sapudi Sumenep. (Foto: Fathor rahman/jatimnow.com)
Pertemuan paslon nomor 1 dengan warga Pulai Sapudi Sumenep. (Foto: Fathor rahman/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Sumenep nomor urut 1, KH. Ali Fikri dan KH. Muh. Unais Ali Hisyam mengunjungi Pulau Sapudi. Dalam kunjungannya itu, warga banyak mengeluhkan kurangnya infrastruktur di pulau tersebut.

Salah satu warga, Imam mengatakan, sebagai penghasil sapi terbesar di Madura, pembangunan infrastruktur di Pulau Sapudi masih minim.

Baca Juga: SIG Incar Peluang Bisnis di Tengah Tantangan Pasar Semen 2026

"Setiap bulan kami selalu mengirim sapi ke luar daerah, namun infrastruktur yang ada disini masih minim sehingga perlu banyak perbaikan agar mempermudah kami untuk menggerakkan roda perekonomian," ujarnya, Minggu (20/10/2024).

Selain itu, ia berharap calon bupati yang hadir di pulaunya itu tak hanya memberikan janji manis belaka. Namun bisa memberikan perbaikan infrastruktur di pulau tersebut.

Baca Juga: Perbaikan Infratruktur Jalan di Tulungagung Terus Dikebut, Ini Progresnya

"Berulang kali kami hanya dijanjikan adanya perbaikan infrastruktur, tapi sampai saat ini akses jalan disini masih banyak yang rusak," imbuhnya.

Di lokasi yang sama, KH Ali Fikri mengaku pihaknya akan memberikan perbaikan infrastruktur di pulau tersebut. Bahkan, ia berjanji akan memberikan pemerataan pembangunan di seluruh Kabupaten Sumenep.

Baca Juga: Gugatan Paslon 03 Dismissal, Pasangan Gabah Menangkan Pilbup Tulungagung

"Tidak hanya infrastruktur, kami juga akan menjangkau semua sektor yang dibutuhkan oleh masyarakat. Diantaranya, pendidikan, kesehatan, perekonomian dan lainnya," ungkapnya.

Tak hanya itu, menurutnya, Sumenep sangat kaya akan wisata alam yang bisa dikembangkan sehingga bisa memberikan peningkatan ekonomi bagi masyarakat.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.