Rabu, 22 Jul 2026 05:25 WIB

SIG Incar Peluang Bisnis di Tengah Tantangan Pasar Semen 2026

  • Penulis : Ali Masduki
  • | Selasa, 13 Jan 2026 17:52 WIB
Direktur Sales dan Marketing SIG, Dicky Saelan (kiri) menyerahkan cendera mata kepada VP of Industry and Regional Research PT Bank Mandiri Tbk, Dendi Ramdani pada acara SIG Infrastructure Summit. (Foto: SIG/jatimnow.com)
Direktur Sales dan Marketing SIG, Dicky Saelan (kiri) menyerahkan cendera mata kepada VP of Industry and Regional Research PT Bank Mandiri Tbk, Dendi Ramdani pada acara SIG Infrastructure Summit. (Foto: SIG/jatimnow.com)

jatimnow.com - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) mengambil langkah proaktif dalam menghadapi proyeksi overcapacity dan perlambatan pasar semen domestik pada tahun 2025.

Alih-alih pasrah mengikuti arus, perusahaan semen pelat merah ini justru menyiapkan strategi untuk memenangkan persaingan.

Baca Juga: SIG Salurkan Sapi dan Kambing Kurban hingga Papua Barat

Langkah tersebut terungkap dalam SIG Infrastructure Summit bertema "Bangga Bangun Indonesia" yang digelar di Nusa Dua, Bali.

Di forum itu, SIG mengajak para pemangku kepentingan untuk berkolaborasi menciptakan peluang bisnis baru di sektor konstruksi.

Direktur Sales dan Marketing SIG, Dicky Saelan, mengatakan bahwa transformasi bisnis terus dilakukan untuk menghadirkan solusi bahan bangunan yang inovatif dan relevan.

"Kami berupaya mendekatkan diri dengan pelanggan, memahami kebutuhan mereka, dan meningkatkan efisiensi rantai pasok," ujarnya.

Saelan menambahkan, SIG akan memperkuat perannya sebagai mitra strategis pelanggan melalui pengembangan semen hijau, produk inovatif, dan solusi konstruksi terintegrasi.

"Tujuannya, memastikan setiap produk dan layanan SIG tidak hanya memenuhi kebutuhan teknis proyek, tetapi juga mendukung target keberlanjutan," tegasnya.

Optimisme terhadap industri semen juga datang dari sektor perbankan. VP of Industry and Regional Research PT Bank Mandiri Tbk, Dendi Ramdani, memperkirakan penjualan semen nasional masih dapat tumbuh sekitar 2,5% pada 2026.

"Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan belanja infrastruktur dan sektor properti," katanya.

Baca Juga: Proyek Rp1,4 T SIG Tuntas, Kapasitas Ekspor Tembus 1 Juta Ton

Meski demikian, Dendi mengingatkan bahwa industri semen masih menghadapi tantangan overcapacity, tingkat utilisasi yang belum optimal, serta tekanan efisiensi.

"Kondisi ini menuntut pelaku industri untuk terus beradaptasi melalui inovasi dan penguatan nilai tambah," imbuhnya.

Direktur Operasi SIG, Reni Wulandari, mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk mewujudkan konstruksi berkelanjutan di Indonesia.

"Caranya, dengan menggunakan material bangunan yang ramah lingkungan dan rendah karbon," jelasnya.

SIG sendiri telah mengembangkan semen hijau yang diproduksi dengan material dan proses yang ramah lingkungan.

Baca Juga: Penjualan Naik, SIG Raup Pendapatan Rp8,29 Triliun

"Emisi karbon semen hijau SIG 38% lebih rendah dari semen konvensional, dengan kandungan lokal di atas 90%," papar Reni.

Wakil Direktur Utama SIG, Andriano Hosny Panangian, menegaskan komitmen perusahaan untuk mendukung pembangunan infrastruktur berkelanjutan.

"Industri konstruksi global bergerak menuju dekarbonisasi. Inovasi material dan teknologi yang mampu menekan emisi sangat diperlukan," katanya.

Andriano menambahkan, bahwa pembangunan infrastruktur Indonesia harus sejalan dengan agenda transisi rendah karbon agar tetap kompetitif di tingkat global.

 

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.