Rabu, 17 Jun 2026 08:48 WIB

ASN Dinas Pertanian Tulungagung Berfoto dengan Cabup, Gak Bahaya Ta?

Unggahan foto ASN berfoto dengan salah satu Cabup. (Foto: tangkapan layar)
Unggahan foto ASN berfoto dengan salah satu Cabup. (Foto: tangkapan layar)

jatimnow.com - Beredar foto ASN di Dinas Pertanian Tulungagung berfoto dengan bersama salah seorang calon bupati (Cabup). ASN tersebut berfoto dengan pose jari menunjukkan nomor urut Cabup tersebut.

ASN tersebut diketahui merupakan penyuluh pertanian dengan status PPPK. Pihak Dinas Pertanian telah melakukan klarifikasi terhadap ASN ini.

Baca Juga: Jadwal WFH ASN Pemprov Diubah Jumat, Apa Kabar Pelayanan Publik?

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tulungagung, Suyatno mengaku sudah mengetahui hal tersebut. Pihaknya juga sudah memanggil keduanya untuk dimintai keterangan.

Keduanya mengaku menyesal dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi. Mereka juga telah menandatangani perjanjian untuk tidak mengulangi kembali.

"Kamis siang kemarin keduanya sudah kita panggil, kita berikan pembinaan dan mereka menandatangani perjanjian tidak akan mengulangi lagi perbuatannya," ujarnya Sabtu (19/10/2024).

Dari hasil klarifikasi, kedua ASN itu mengaku awalnya hanya mengantarkan beberapa anggota DPR RI dari salah satu Parpol untuk berkunjung ke kediaman Cabup tersebut.

Baca Juga: Jerit Istri Sah Oknum ASN BPKAD Jatim, Terbukti Berzina Tapi Belum Ditahan

Namun ternyata di ruangan tersebut mereka berfoto dan berpose seperti itu. Awalnya keduanya tidak menyangka fotonya bakal menjadi viral. Foto tersebut kemudian diunggah di status WhatsApp oleh Cabup dan menjadi viral.

Meski unggahan ini segera diturunkan dan dihapus namun tetap saja foto tersebut menjadi viral.

"Pengakuannya seperti itu, hanya mengantarkan kemudian diajak mampir dan berfoto," tuturnya.

Baca Juga: Pimpin Apel, Plt Bupati Tulungagung Ajak ASN Kembalikan Kepercayaan Masyarakat

Pasca-pembinaan kemarin, Suyanto mengaku sudah melaporkan hasilnya kepada Pj Bupati Tulungagung, BKPSDM dan Inspektorat, sebab untuk penentuan sanksinya merupakan kewenangan BKPSDM dan Inspektorat. Sehingga pihaknya hanya sebatas memanggil dan memberikan pembinaan saja.

Kedua oknum ASN ini bukan sekali saja mendapatkan pembinaan. Beberapa waktu lalu sebelum masuk tahapan Pilkada, keduanya juga kerap berinteraksi dengan partai politik, sehingga mendapatkan perhatian publik dan warganet.

"Memang sebelumnya sudah dipanggil, namun kan belum masuk tahapan seperti saat ini," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.