Selasa, 16 Jun 2026 17:42 WIB

Ini Penampakan Outfit ASN Ponorogo Sambut Hari Santri Nasional

ASN Ponorogo terlihat mengenakan pakaian ala santri selama peringatan Hari Santri Nasional. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
ASN Ponorogo terlihat mengenakan pakaian ala santri selama peringatan Hari Santri Nasional. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com - Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional, aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo diwajibkan mengenakan pakaian ala santri.

Instruksi ini berlaku mulai 14 hingga 22 Oktober 2024, sesuai dengan Instruksi Pjs Bupati Ponorogo No. 1 Tahun 2024.

Baca Juga: Jembatan Merah Putih Presisi di Ponorogo Permudah Akses Warga dan Anak Sekolah

ASN pria diinstruksikan mengenakan outfit sarung dipadukan dengan baju koko dan peci, sementara ASN wanita memakai baju muslimah dan jilbab.

Meski berpakaian berbeda dari biasanya, pelayanan publik di Ponorogo tetap berjalan dengan lancar. Hal ini terlihat dari pantauan langsung di beberapa kantor pemerintahan.

Menurut Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Ponorogo, Sapto Djatmiko, instruksi berpakaian ala santri ini telah dilaksanakan sejak 2022 dan menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memperkuat identitas Ponorogo sebagai Kota Santri.

Baca Juga: Tak Lagi Pakai Tenaga, Pebecak di Ponorogo Tersenyum Dapat Becak Listrik dari Prabowo

“Tidak repot sama sekali, justru lebih nyaman mengenakan pakaian ala santri. Ini juga menjadi bagian dari tradisi yang perlu dipertahankan,” ujar Sapto, Selasa (15/10/2024),

Instruksi ini berlaku tidak hanya untuk ASN, namun juga menyasar pelajar, mahasiswa, dan pegawai instansi lainnya.

Selain itu, pemerintah juga berharap agar peringatan ini dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam memperingati Hari Santri Nasional yang jatuh setiap 22 Oktober.

Baca Juga: Resmikan Air Frezz, Plt Bupati Ponorogo Tekankan Pentingnya Air Minum Bersertifikat

Pemkab Ponorogo melalui instruksi ini berusaha tidak hanya untuk memperingati Hari Santri Nasional, tetapi juga memperkuat identitas lokal sebagai Kota Santri.

“Penggunaan pakaian tradisional santri ini diharapkan bisa semakin memupuk rasa kebersamaan dan kebanggaan di antara warga Ponorogo,” tegasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.