Minggu, 21 Jun 2026 12:24 WIB

Buka Pekan Olahraga, Ipong Berharap Lahir Atlet Baru dari Ponorogo

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Selasa, 25 Sep 2018 21:53 WIB
Bupati Ipong saat membuka Porkab Ponorogo di depan pendopo Pemkab Ponorogo, Selasa (25/9/2018).
Bupati Ipong saat membuka Porkab Ponorogo di depan pendopo Pemkab Ponorogo, Selasa (25/9/2018).

jatimnow.com – Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni membuka ajang Pekan Olahraga Kabupaten (PORKAB) Ponorogo ke VI di depan pendopo Pemkab Ponorogo, Selasa (25/9/2018). Ipong berharap ajang tahunan itu bisa melahirkan atlet-atlet berprestasi.

"Saya harapkan dengan adanya Porkab sebagai pencarian bibit unggul atlet berprestasi," kata Ipong dalam sambutannya.

Baca Juga: Raperda Keolahragaan Jawa Timur dan Ujian Tata Kelola Olahraga yang Berkeadilan

Bahkan, ia mencontohkan Aji Bangkit Pamungkas yang merupakan atlet asal Ponorogo dan sudah berhasil menyumbangkan emas ke 16 di Asian Games. Aji Pamungkas juga merupakan salah satu jebolan Porkab beberapa tahun silam.

"Melalui Porkab saya harapkan akan muncul Aji Bangkit Pamungkas baru dari Ponorogo. Karena dia dulu muncul dari Porkab ini," kata dia.

Menurut Ipong, olahraga bukan hanya untuk menyehatkan badan, namun juga untuk mempererat persatuan dan kesatuan.

"Tidak hanya sebagai sarana untuk bergembira. Tapi juga sebagai alat dan sarana kebanggan kabupaten dan provinsi," urainya.

Selain itu, Porkab ke VI yang akan berlangsung hingga tanggal 29 September 2018 nanti menjadi wahana untuk melakukan silaturahmi antara atlet, wasit dan pembina.

"Yang jelas mimpi sebagai atlet berprestasi bukan sekadar omong kosong. Namun harus dilakukan dengan motivasi dan ketekunan dan bersungguh-sungguh," urainya

Baca Juga: Jembatan Merah Putih Presisi di Ponorogo Permudah Akses Warga dan Anak Sekolah

Tentunya, dengan Porkab juga sebagai ajang mencari regenerasi. Menurutnya, tidak mungkin atlet-atlet yang dulu dikirim kembali pada ajang Porprov.

Di sisi lain, Ipong juga menyinggung tentang lokasi olahraga paralayang yang baru di Ponorogo, yaitu di Gunung Gede, Desa Tatung, Kecamatan Balong, Ponorogo.

"Kita mendapatkan anugerah yang luar biasa. Ini juga menjadi aset kita. Karena konon katanya lokasinya terbaik," ujarnya.

Orang nomor 1 di Ponorogo itu juga berharap akan muncul atlet-atlet Paralayang baru dari Ponorogo. Bahkan, ia mengajak untuk memanfaatkan anugerah tuhan itu.

Baca Juga: HGI City Cup 2026 Surabaya Fest Gerakkan Ekonomi UMKM

"Mari kita manfaatkan bersama anugerah Tuhan tersebut. Kita latih bibit-bibit yang ada. Selamat bertanding dan junjung tinggi sportifitas," pungkasnya. (Arif Ardianto/ADV)

 

 

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.