Jumat, 19 Jun 2026 11:27 WIB

9 Orang Diperiksa atas Tewasnya Siswa MTS di Blitar usai Dilempar Kayu Berpaku oleh Guru

Kasi Humas Polres Blitar Kota, Iptu Samsul Anwar. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Kasi Humas Polres Blitar Kota, Iptu Samsul Anwar. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Satreskrim Polres Blitar Kota masih melakukan penyelidikan dalam kasus tewasnya seorang siswa MTS, setelah dilempar kayu berpaku oleh gurunya. Kini, mereka telah membuat laporan polisi model A, sehingga kasus bisa ditangani tanpa harus menunggu laporan dari keluarga korban.

Kasi Humas Polres Blitar Kota, Iptu Samsul Anwar mengatakan pihaknya masih terus melakukan penyelidikan dalam kasus ini. Beberapa pihak seperti terduga pelaku, siswa, guru dan keluarga korban telah dimintai keterangan. Total terdapat 9 orang sudah diperiksa.

Baca Juga: Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

“Setelah cukup keterangan akan dilakukan gelar untuk menentukan siapa pelaku penganiayaan,” ujarnya, Senin (30/9/2024).

Polisi juga terus melakukan koordinasi dengan keluarga korban. Selama ini korban hanya tinggal bersama neneknya. Kedua orang tuanya diketahui sudah berpisah dan kini berada di luar negeri.

Baca Juga: Santriwati Asal Kediri Hilang Terseret Ombak di di Pantai Pangi Blitar

Polisi juga telah mengamankan barang bukti berupa kayu berpaku yang dilempar terduga pelaku kepada korban.

“Untuk barang bukti yang sudah kita amankan adalah kayu yang ada pakunya," tuturnya.

Baca Juga: UNU Blitar Pecat Oknum Dosen Pelaku Pelecehan Seksual

Sebelumnya, MKA (14) santri sekaligus siswa sebuah MTS di Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar tewas setelah dilempar kayu berpaku oleh gurunya. Kayu berpaku tersebut menancap di bagian kepala belakang korban dan membuatnya tak sadarkan diri. Peristiwa ini terjadi pada Minggu (15/9/2024) lalu. Korban meninggal dunia setelah mengalami koma dua hari kemudian.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.