Sabtu, 20 Jun 2026 11:07 WIB

Jelang Pilkada 2024, Pj Wali Kota Malang Fokus Pengendalian Inflasi

  • Penulis : Gerhana
  • | Minggu, 29 Sep 2024 17:10 WIB
Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan. (Foto: Prokopim Pemkot Malang for jatimnow.com)
Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan. (Foto: Prokopim Pemkot Malang for jatimnow.com)

jatimnow.com - Pilkada Serentak 2024 menjadi isu strategis dari Pemkot Malang, karena berpotensi mempengaruhi inflasi di daerah.

Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan mencontohkan saat Pilpres dan Pileg lalu, hajat nasional tersebut berdampak pada naiknya inflasi.

Baca Juga: Bawaslu Jember Tangani 42 Dugaan Pelanggaran Pilkada, 21 Diantaranya Pidana

Sekalipun tidak signifikan, tetapi orang nomor satu di Pemkot Malang ini meminta jajarannya dan TPID Kota Malang untuk fokus pada pengendalian inflasi, khususnya jelang Pilkada Serentak ini.

"Pengalaman pelaksanaan Pileg dan Pilpres lalu, ternyata berdampak dan berpengaruh pada naiknya inflasi. Jadi kita perlu fokus dan isu ini harus kita upayakan pengendaliannya," kata Iwan, Minggu (29/9/2024).

Iwan menyampaikan, pengendalian inflasi merupakan isu strategis nasional yang juga disampaikan Presiden RI Joko Widodo saat rakor dengan seluruh kepala daerah di Ibukota Nusantara (IKN) beberapa waktu lalu. Dalam arahannya, presiden berpesan pengendalian inflasi di daerah perlu dilakukan secara maksimal.

"Ini sesuai dengan arahan Bapak Presiden saat di IKN lalu, daerah harus mampu mengendalikan inflasi dengan upaya yang maksimal," katanya.

Baca Juga: Pilkada Serentak 2024, Pengumuman Menang 16 Daerah Ini Tak Sesuai Jadwal

Oleh sebab itu, Iwan optimis inflasi Kota Malang dapat terkendali jelang gelaran Pilkada berbekal data inflasi secara year on year (yoy) sampai di Bulan Agustus sebesar 1,88 persen.

Ada 2 (dua) hal yang menjadi fokusnya yaitu ketersediaan stok dan keterjangkauan harga.

"Saya optimis dampak Pilkada bisa dikendalikan, maka dua hal ini kita fokuskan, bagaimana stok di pasar dan bagaimana harganya. Ini penting, treatmentnya bisa kita lakukan operasi pasar dan pemantauan," katanya.

Baca Juga: Jadwal Penetapan Kepala Daerah di Jatim Hasil Pilkada Serentak 2024

Terakhir, Iwan menekankan pentingnya pengendalian inflasi dalam mendukung keberhasilan pembangunan daerah. Oleh karena itu, dia berharap seluruh stakeholder dapat berkolaborasi dalam pengendalian inflasi Kota Malang.

"Inflasi jadi salah satu instrumen keberhasilan pembangunan dan ini butuh kolaborasi berbagai stakeholder. Saya harap kolaborasi ini mampu memberikan efek positif dan inflasi Kota Malang dapat terus terkendali," katanya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.