Selasa, 21 Jul 2026 19:52 WIB

Pilkada Serentak 2024, Pengumuman Menang 16 Daerah Ini Tak Sesuai Jadwal

Pilkada Serentak 2024 di Jatim (Iustrasi/jatimnow.com)
Pilkada Serentak 2024 di Jatim (Iustrasi/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pengumuman menang bupati/wali kota, untuk hasil Pilkada Serentak 2024 16 daerah di Jatim berpotensi tak sesuai jadwal yang ditetapkan oleh KPU. 

Komisioner KPU Divisi Teknis Penyelenggaraan Choirul Umam mencatat, 16 dari 38 daerah tersebut tengah melakukan upaya permohonan sengketa ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Baca Juga: Dimanakah Ibukota Indonesia yang Sebenarnya?

"Dengan jadwal tersebut, daerah yang tidak terdapat sengketa bisa ditetapkan pemenangnya mulai tanggal 6 Januari 2025,” ujar Umam, Kamis (26/12/2024).

16 daerah itu diantaranya Kabupaten Magetan, Ponorogo, Kota Malang, dan Banyuwangi. Pengajuan di Magetan dilakukan oleh pasangan calon nomor urut 3, sementara di Ponorogo oleh pasangan calon nomor urut 1. 

Gugatan dari Kabupaten Malang diajukan oleh pasangan calon nomor urut 2, sedangkan di Banyuwangi oleh pasangan calon nomor urut 2.

Baca Juga: MBG dan Ujian Negara, dari Dapur Rakyat hingga Mahkamah Konstitusi

Selain itu, gugatan juga diajukan di Kabupaten Gresik, Kota Blitar, Nganjuk, Bangkalan, Pamekasan, Ponorogo, Bondowoso, Lamongan, Tulungagung, Kota Probolinggo, Sumenep, dan Sampang.

Gugatan untuk Pilgub Jawa Timur sendiri diajukan pasangan calon Risma-Gus Hans pada 11 Desember 2024 malam.

"Berdasarkan Peraturan MK Nomor 14 Tahun 2024, dokumen e-BRPK dijadwalkan disampaikan kepada KPU pada 3 Januari 2025," jelas Umam.

Baca Juga: MK Larang Polisi Pidanakan Wartawan, PFI: Kemenangan Besar Demokrasi

Sementara itu, sebanyak 22 kabupaten/kota di Jawa Timur yang tidak mengajukan sengketa dipastikan dapat menetapkan kepala daerah terpilih pada awal Januari 2025. 

Beberapa daerah tersebut antara lain Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Trenggalek, dan Kabupaten Jember.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.