Jumat, 19 Jun 2026 22:13 WIB

Siswa MTS di Blitar Tewas usai Dilempar Kayu Berpaku oleh Gurunya

MTS Plus Al Mahmud di Ponggok Blitar. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
MTS Plus Al Mahmud di Ponggok Blitar. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Satreskrim Polres Blitar Kota menyelidiki kasus tewasnya siswa MTS Plus Al Mahmud, Desa Bacem, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar. Korban tewas setelah dilempar kayu berpaku oleh salah seorang pengajar di sekolah tersebut sehingga menancap di bagian belakang kepalanya.

Korban kemudian meninggal dunia, setelah sempat mendapat perawatan intensif di rumah sakit. Polisi telah memeriksa sejumlah saksi dalam kejadian tersebut.

Baca Juga: Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Kasi Humas Polres Blitar Kota, Iptu Samsul Anwar mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada hari Minggu (22/09/2024) lalu. Sekolah tersebut diketahui menerapkan sistem pesantren.

Saat itu korban diketahui sedang nongkrong bersama teman-temannya. Salah seorang pengajar di sekolah ini membubarkan mereka karena sudah masuk waktu untuk salat Dhuha.

"Pengajar tersebut membubarkan dengan melempar kayu yang ada pakunya, ternyata mengenai kepala korban dan menancap di bagian belakang kepala," ujarnya, Jumat (27/09/2024).

Baca Juga: Santriwati Asal Kediri Hilang Terseret Ombak di di Pantai Pangi Blitar

Korban langsung tak sadarkan diri dan dibawa ke RSUD Srengat untuk mendapat pertolongan. Namun, menurut saksi, rumah sakit tersebut lamban memberikan pertolongan sehingga pihak keluarga memutuskan untuk merujuk ke RS Kediri.

Setibanya di rumah sakit tersebut, tim medis mengatakan tidak memungkinkan untuk dilakukan operasi.

"Korban kemudian meninggal dunia saat menjalani perawatan di rumah sakit," tuturnya.

Baca Juga: UNU Blitar Pecat Oknum Dosen Pelaku Pelecehan Seksual

Hingga saat ini, polisi masih terus melakukan penyelidikan terkait kasus ini. Beberapa saksi telah dimintai keterangannya. Mereka juga berusaha memanggil pihak keluarga korban. Belum ada laporan dari keluarga korban terkait peristiwa tersebut.

"Kita masih melakukan upaya penyelidikan terkait kasus ini, beberapa saksi sudah diminta keterangannya," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.