Senin, 15 Jun 2026 06:46 WIB

Larang ASN Ikut Kampanye, BKSDM Jember Ingatkan Ancaman Pemberhentian

  • Penulis : Sugianto
  • | Selasa, 24 Sep 2024 20:20 WIB
Sosialisasi dan Deklarasi netralitas ASN oleh Bawaslu Jember (Foto: Sugianto/jatimnow.com)
Sosialisasi dan Deklarasi netralitas ASN oleh Bawaslu Jember (Foto: Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKSDM) Jember, terus mengingatkan jajarannya untuk menjaga netralitas di Pilkada 2024 ini.

Kepala BKSDM Jember, Suko Winarno menegaskan, bahwa sanksi akan menjerat Aparatur Sipil Negara (ASN) jika terbukti terlibat kampanye atau mendukung pasangan calon di Pesta Demokrasi ini. Bahkan, mereka terancam diberhentikan.

Baca Juga: Jadwal WFH ASN Pemprov Diubah Jumat, Apa Kabar Pelayanan Publik?

"Kami tidak akan bosan-bosan mensosialisasikan kepada para ASN. Dalam waktu dekat kita akan sosialisasi dan mendekati coblosan," katanya, usai kegiatan sosialisasi netralitas ASN di salah satu hotel Jember, Selasa (24/9/2024). 

Suko menegaskan, ada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 94 tahun 2021 yang harus dipatuhi ASN di Jember. Dimana di dalam PP tersebut tidak ada sanksi ringan, tetapi ada sanksi sedang dan berat, hingga pemberhentian. 

"Ringan dan berat itu tergantung kesalahan, dan disitu (PP) sudah ada. Semisal ikut pasang gambar, ikut hadir dalam kampanye dan sebagainya," sebutnya.

"Beda dengan mengajak masyarakat untuk mendukung salah satu paslon, disitu sanksinya berat. Jadi ada batasnya sedang dan berat itu," sambungnya.

Termasuk bila ada gambar atau alat APK yang menggangu atau menghalangi jalan, Suko menyarankan agar berkoordinasi dengan Bawaslu atau Panwascam. 

"Kalau sampai bongkar sendiri rawan, meskipun niatnya baik. Bisa saja nanti ada yang memfoto dan memvideo, bisa diplintir," sarannya. 

Baca Juga: Jerit Istri Sah Oknum ASN BPKAD Jatim, Terbukti Berzina Tapi Belum Ditahan

Suko juga menyampaikan, termasuk dengan gerakan tangan yang menghubungkan dengan salah satu paslon, dia minta jajarannya untuk berhati-hati. 

Selain itu, Kepala BKSDM juga mengajak para ASN untuk bersikap bijak menggunakan media sosial. Pihaknya juga berkoordinasi dengan Bawaslu Jember untuk memberikan bahan apa saja yang dilarang. 

"Kita lebih hati-hati, dalam arti bagaimana agar kembali Pilkada Jember lebih bermartabat. Termasuk juga kepada belasan honorer, untuk berhati-hati," pesannya. 

"Mari kita bersama-sama, agar betul-betul menjaga netralitas ASN. Jaga kondusifitas Pilkada Jember," pintanya. 

Baca Juga: Pimpin Apel, Plt Bupati Tulungagung Ajak ASN Kembalikan Kepercayaan Masyarakat

Sementara itu, Kordiv Penanganan Pelanggaran, Data dan Informasi Bawaslu Jember, Devi Aulia Rahim menyampaikan, untuk kali ini sosialisasi kepada OPD, Camat dan Lurah, agar diteruskan kepada ASN yang lain. 

Nanti, kata Devi, setiap kecamatan akan dilakukan sosialisasi netralitas ASN oleh Panwascam. 

Selain ASN, termasuk kepala desa akan dilakukan sosialisasi netralitas. "Harapannya sebagai bentuk pencegahan terkait netralitas yang mengarah ke pidana," tegasnya. 

"Kalau netralitas RT-RW masuk di peraturan pemerintahan dan masuk ke undang-undang lainnya," ujarnya. 

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.