Jumat, 19 Jun 2026 04:16 WIB

Uji Coba Makan Siang Bergizi, Bupati Trenggalek: Tidak Gratis Lho

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin saat menghadiri uji coba makan siang bergizi. (Foto: Dok Prokopim Trenggalek for jatimnow.com).
Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin saat menghadiri uji coba makan siang bergizi. (Foto: Dok Prokopim Trenggalek for jatimnow.com).

jatimnow.com - Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin melakukan uji coba pemberian makan siang bergizi kepada siswa SDN 2 Sumbergedong. Sekolah ini dipilih menjadi lokasi uji coba selama 1 bulan ke depan.

Mas Ipin, panggilan akrab Bupati trenggalek, tidak mau menyebut program ini sebagai makan siang gratis, karena sejatinya dibeli menggunakan APBD atau APBN.

Baca Juga: Puji Program MBG, Bupati Jember: Bukan Sekadar Pemenuhan Gizi

Namun Mas Ipin memastikan, selain kecukupan gizinya yang terjamin untuk tumbuh kembang anak, makan siang bergizi ini bebas dari bahan makanan berpengawet.

"Judulnya makan siang bergizi, karena tidak ada yang gratis. Karena kalau pun tidak dibayari orang tua/wali tapi dibayari sama APBD atau APBN," ujarnya, Selasa (17/09/2024).

Mas Ipin menjelaskan konsep uji coba ini dilakukan untuk memastikan bahwa yang dikonsumsi oleh siswa adalah makanan real food yang diolah dari sumber pangan asli dan bukan makanan yang mengandung pengawet atau dalam kemasan.

Baca Juga: Hadiri Sarasehan, Pemkab Trenggalek Mengkaji Penerbitan Obligasi Daerah

Selain itu, uji coba ini juga dilakukan untuk mengetahui sejauh mana kadar gizi. Dalam uji coba ini, nilai protein sampai dengan 28 gram. Jumlah tersebut untuk anak kebutuhannya sudah 58 persen dari kebutuhan protein sehari.

"Kalau makan kita sarapan, siang sama malam artinya 58 persennya, hampir 60 persen, sudah dicukupi di makan siangnya, sehingga nanti tinggal ditambah ketika snack sama makan malam yang mengandung tinggi protein," tuturnya.

Uji coba ini berlangsung setiap hari selama sebulan. Mas Ipin mengaku sudah mendapat donatur dari Baznas. Setelah 1 bulan ini dari pihak Dinas Pendidikan dan Kesehatan akan melakukan perlombaan.

Baca Juga: Laba Bank Mandiri Tembus Rp56,3 Triliun, Kredit UMKM Jadi Penopang

"Terus itu tadi salah satu inovasinya juga, nanti setiap bulan akan ada makan bersama wali murid. Ini diharapkan wali murid tahu kandungan gizi atau wali murid tahu apa yang dimakan anaknya setiap harinya. Sehingga wali murid pun menitipkan putra putrinya ke ranah pendidikan juga semakin yakin," pungkasnya.

Reporter : Bramanta Pamungkas
capt : Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin saat menghadiri uji coba makan siang bergizi. Dok Prokopim Trenggalek.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.